Merek-Merek Mobil di China Geber Penjualan via Online Karena Virus Corona

Berita Otomotif

Merek-Merek Mobil di China Geber Penjualan via Online Karena Virus Corona

BEIJING – Berbagai merek mobil menggeber penjualan via jalur online di China, sebagai usaha menaikkan penjualan yang melorot karena wabah virus Corona sejak akhir 2019 sampai saat ini.

Beragam merek seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Tesla, menurut laporan Automotive News, mempromosikan produk-produk mereka secara lebih gencar lewat online dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini menjadi strategi untuk menanggapi peringatan pemerintah kepada masyarakat ‘Negeri Tirai Bambu’ untuk menghindari area publik, sebagai upaya pencegahan penularan virus Corona kepada mereka yang masih sehat.

Dampak virus Corona bagi pasar otomotif China memang amat besar. Penjualan mobil di sana selama 16 hari pertama Februari 2020 anjlok 92 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2019.

Geely menjadi merek terkini yang menjalankan langkah tersebut. Merek lokal tersebut baru saja meluncurkan layanan penjualan online mereka sendiri, sehingga konsumen dapat membeli mobil lewat computer maupun smartphone.

Sebelumnya, Geely selalu menggunakan platform penjualan online pihak ketiga seperti Tmall, JD.com, maupun Suning.com. Ini merupakan pertama kalinya Geely berjualan di dunia maya menggunakan situs resmi mereka.

Melalui situs resmi, Geely juga bersedia mengatur uji kendara (test drive) di lokasi yang konsumen kehendaki. Hal ini akan dikoordinasikan dengan dealer terdekat dari tempat test drive.

Konsumen tak perlu khawatir pula mesti menjemput kendaraan ke dealer setelah membeli. Merek yang memiliki Proton, Volvo, dan memiliki saham di Mercedes-Benz itu akan mengantarkannya sampai depan rumah.

Victor Yang selaku Wakil Presiden Geely mengatakan strategi penjualan online membuat mereka bisa melakukan pemasaran dan penjualan kepada konsumen secara langsung. Ini juga akan membangun pengalaman membeli yang berbeda dan menjadi modal awal jika cara ini bakal dilanjutkan di masa mendatang.

Produksi mobil di pabrik Geely pada 16 hari pertama Februari hanya sepertiga dari volume normal. Menurut Vivtor Yang, barulah pada akhir bulan ini 90 persen buruh kembali bekerja di pabrik. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar