Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pajak Mobil 0 Persen Ditolak Sri Mulyani, Honda: Pasti Demi Ekonomi Pajak Mobil 0 Persen Ditolak Sri Mulyani, Honda: Pasti Demi Ekonomi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 20 October 2020 13:16 JAKARTA – Honda menganggap keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak memberikan pajak 0 persen bagi mobil baru di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) pasti demi menjaga perekonomian Indonesia secara menyeluruh.Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan terbaik di Asia Pasifik yang memiliki sebuah moge itu menolak usulan pajak 0 persen bagi pembelian mobil baru. Usulan itu sendiri datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Kementerian Perindustrian, sebagai upaya memperkuat daya beli konsumen di tengah gangguan pandemi Corona.Yusak Billy selaku Sales, Marketing, and Business Innovation Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) mewajari keputusan Sri Mulyani, meski insentif pajak pastinya bakal berpengaruh positif bagi industri otomotif secara umum. Ia menilai keputusan Menkeu pasti diambil dengan pertimbangan yang masak.“Apa yang diputuskan pemerintah pasti bertujuan untuk perbaikan ekonomi. Jadi, sepertinya Menkeu itu fokus memberikan stimulus fiskal yang bisa dinikmati oleh seluruh dunia usaha yang terdampak. Jadi tidak memberikan insentif ke satu sisi. Walau pun seperti itu (menolak pajak mobil 0 persen), kami berharap ekonomi bergerak dengan cepat. Kalau secara global ekonomi bergerak, tentunya pasar otomotif juga bisa bergerak cepat dan melangkah maju,” papar dia dalam wawancara virtual pada Senin (20/10/2020) sore.Sebelum tegas menolak usulan pajak 0 persen mobil baru, Sri Mulyani sudah memberikan memberikan pertanda. Dalam konfererensi pers virtual pada akhir September, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia tersebut menyatakan bahwa ‘insentif yang diberikan oleh pemerintah sudah banyak’.Penjualan mobil di Indonesia tahun ini, akibat pandemi yang masuk sejak Maret, memang terjun bebas meski pada September kemarin pasar naik empat bulan beruntun. Wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) pada Januari – September menurut data Gaikindo hanya 372.406 unit, minus 50,9 persen year on year, dari 757.661 unit.Retail pun mengalami nasib tak jauh berbeda. Volumenya hanyalah hanya 407.396 unit yang minus 46,6 persen year on year dari 762.390 unit.Gaikindo, pada April, merevisi target penjualan mobil 2020 dari 1,050 juta unit—tak jauh beda dari 2019 yang 1,030 juta unit—menjadi 600 ribu unit saja. Akan tetapi, target ini pun kemungkinan besar akan direvisi lagi. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Menkeu Menkeu Sri Mulyani Sri Mulyani pajak mobil 0 persen Honda Honda Indonesia Menteri Keuangan Sri Mulyani Menteri Keuangan pajak mobil baru 0 persen Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pajak Mobil 0 Persen Ditolak Sri Mulyani, Honda: Pasti Demi Ekonomi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 20 October 2020 13:16 JAKARTA – Honda menganggap keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak memberikan pajak 0 persen bagi mobil baru di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) pasti demi menjaga perekonomian Indonesia secara menyeluruh.Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan terbaik di Asia Pasifik yang memiliki sebuah moge itu menolak usulan pajak 0 persen bagi pembelian mobil baru. Usulan itu sendiri datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Kementerian Perindustrian, sebagai upaya memperkuat daya beli konsumen di tengah gangguan pandemi Corona.Yusak Billy selaku Sales, Marketing, and Business Innovation Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) mewajari keputusan Sri Mulyani, meski insentif pajak pastinya bakal berpengaruh positif bagi industri otomotif secara umum. Ia menilai keputusan Menkeu pasti diambil dengan pertimbangan yang masak.“Apa yang diputuskan pemerintah pasti bertujuan untuk perbaikan ekonomi. Jadi, sepertinya Menkeu itu fokus memberikan stimulus fiskal yang bisa dinikmati oleh seluruh dunia usaha yang terdampak. Jadi tidak memberikan insentif ke satu sisi. Walau pun seperti itu (menolak pajak mobil 0 persen), kami berharap ekonomi bergerak dengan cepat. Kalau secara global ekonomi bergerak, tentunya pasar otomotif juga bisa bergerak cepat dan melangkah maju,” papar dia dalam wawancara virtual pada Senin (20/10/2020) sore.Sebelum tegas menolak usulan pajak 0 persen mobil baru, Sri Mulyani sudah memberikan memberikan pertanda. Dalam konfererensi pers virtual pada akhir September, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia tersebut menyatakan bahwa ‘insentif yang diberikan oleh pemerintah sudah banyak’.Penjualan mobil di Indonesia tahun ini, akibat pandemi yang masuk sejak Maret, memang terjun bebas meski pada September kemarin pasar naik empat bulan beruntun. Wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) pada Januari – September menurut data Gaikindo hanya 372.406 unit, minus 50,9 persen year on year, dari 757.661 unit.Retail pun mengalami nasib tak jauh berbeda. Volumenya hanyalah hanya 407.396 unit yang minus 46,6 persen year on year dari 762.390 unit.Gaikindo, pada April, merevisi target penjualan mobil 2020 dari 1,050 juta unit—tak jauh beda dari 2019 yang 1,030 juta unit—menjadi 600 ribu unit saja. Akan tetapi, target ini pun kemungkinan besar akan direvisi lagi. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Menkeu Menkeu Sri Mulyani Sri Mulyani pajak mobil 0 persen Honda Honda Indonesia Menteri Keuangan Sri Mulyani Menteri Keuangan pajak mobil baru 0 persen
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...