Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Malaysia Lockdown, Pabrik Toyota dan Honda Ditutup Sementara Malaysia Lockdown, Pabrik Toyota dan Honda Ditutup Sementara Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 January 2021 13:34 JAKARTA – Pabrik Toyota dan Honda di Malaysia tutup sementara, setelah negara tersebut memberlakukan lockdown gara-gara peningkatan kasus penularan virus Corona (Covid-19) pada awal 2021.Toyota, seperti dilaporkan Nikke Asian Review, menghentikan aktivitas produksi dua pabrik mereka di ‘Negeri Jiran’ sejak Kamis (14/12/2021) waktu setempat. Ketika ditanyakan mengenai jangka waktu penutupan pabrik, representatif mereka menjawab bahwa mereka belum membuat keputusan.Tidak hanya Toyota yang melakukannya. Honda pun menutup dua pabrik mereka di Malaysia.Malahan, Honda sudah menghentikan operasional sehari lebih cepat daripada Toyota. Satu pabrik itu sendiri memproduksi sepeda motor, sedangkan yang lainnya merakit mobil.Berbeda dengan Toyota, Honda sudah menentukan jangka waktu penutupan pabrik. Mereka bakal memberlakukan kebijakan ini sampai 26 Januari 2021, jika tidak ada halangan lanjutan.Malaysia saat ini menetapkan status Darurat Nasional hingga 1 Agustus 2021 gara-gara peningkatan kasus positif virus Corona. Akan tetapi, status tersebut bisa dicabut lebih cepat, jika situasi memungkinkan.Adapun lockdown Malaysia berlangsung sejak 13 Januari 2021. Pembatasan ruang gerak besar-besaran ini direncanakan berlangsung selama 14 hari, sampai 26 Januari 2021.Delapan region di negara serumpun Indonesia tersebut melarang warga yang bekerja selain di industri-industri esensial untuk keluar rumah dan bekerja. Ibu Kota Kuala Lumpur termasuk ke dalam region yang memberlakukannya.Industri otomotif awalnya termasuk ke dalam industri esensial untuk lockdown 2021. Kendati begitu, pemerintah mengeluarkannya dari daftar di ‘menit-menit terakhir’ sebelum lockdown.Malaysia merupakan produsen otomotif ketiga terbesar di Asia Tenggara (ASEAN). Mereka berada di belakang Thailand serta Indonesia.Pada 2020, ketika lockdown pertama kali diberlakukan, industri otomotif juga sempat berhenti beroperasi. Alhasil, produksi kendaraan pada Januari – November turun 19 persen menjadi 430 ribu unit.Perbaikan pasar plus industri otomotif terjadi tahun lalu setelah pemerintah memberikan insentif pajak bagi pembelian mobil baru. Ini berlaku bagi kendaraan penumpang.Melihat hal itu, industri otomotif Indonesia pada tahun lalu juga sempat meminta insentif pajak kepada pemerintah dengan bantuan dari Kementerian Perindustrian. Akan tetapi, permintaan ditolak Kementerian Keuangan.Asosiasi pabrikan mobil di negeri ini yaitu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diketahui belum menyerah dan masih berharap Kementerian Keuangan memberikannya tahun ini. Usulan insentif hanya temporer yaitu enam bulan dan menyasar mobil produksi lokal seharga Rp 300 juta ke bawah. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 virus corona pabrik Honda Lockdown Malaysia 2021 Pabrik Toyota Lockdown 2021 Lockdown Malaysia Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Malaysia Lockdown, Pabrik Toyota dan Honda Ditutup Sementara Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 January 2021 13:34 JAKARTA – Pabrik Toyota dan Honda di Malaysia tutup sementara, setelah negara tersebut memberlakukan lockdown gara-gara peningkatan kasus penularan virus Corona (Covid-19) pada awal 2021.Toyota, seperti dilaporkan Nikke Asian Review, menghentikan aktivitas produksi dua pabrik mereka di ‘Negeri Jiran’ sejak Kamis (14/12/2021) waktu setempat. Ketika ditanyakan mengenai jangka waktu penutupan pabrik, representatif mereka menjawab bahwa mereka belum membuat keputusan.Tidak hanya Toyota yang melakukannya. Honda pun menutup dua pabrik mereka di Malaysia.Malahan, Honda sudah menghentikan operasional sehari lebih cepat daripada Toyota. Satu pabrik itu sendiri memproduksi sepeda motor, sedangkan yang lainnya merakit mobil.Berbeda dengan Toyota, Honda sudah menentukan jangka waktu penutupan pabrik. Mereka bakal memberlakukan kebijakan ini sampai 26 Januari 2021, jika tidak ada halangan lanjutan.Malaysia saat ini menetapkan status Darurat Nasional hingga 1 Agustus 2021 gara-gara peningkatan kasus positif virus Corona. Akan tetapi, status tersebut bisa dicabut lebih cepat, jika situasi memungkinkan.Adapun lockdown Malaysia berlangsung sejak 13 Januari 2021. Pembatasan ruang gerak besar-besaran ini direncanakan berlangsung selama 14 hari, sampai 26 Januari 2021.Delapan region di negara serumpun Indonesia tersebut melarang warga yang bekerja selain di industri-industri esensial untuk keluar rumah dan bekerja. Ibu Kota Kuala Lumpur termasuk ke dalam region yang memberlakukannya.Industri otomotif awalnya termasuk ke dalam industri esensial untuk lockdown 2021. Kendati begitu, pemerintah mengeluarkannya dari daftar di ‘menit-menit terakhir’ sebelum lockdown.Malaysia merupakan produsen otomotif ketiga terbesar di Asia Tenggara (ASEAN). Mereka berada di belakang Thailand serta Indonesia.Pada 2020, ketika lockdown pertama kali diberlakukan, industri otomotif juga sempat berhenti beroperasi. Alhasil, produksi kendaraan pada Januari – November turun 19 persen menjadi 430 ribu unit.Perbaikan pasar plus industri otomotif terjadi tahun lalu setelah pemerintah memberikan insentif pajak bagi pembelian mobil baru. Ini berlaku bagi kendaraan penumpang.Melihat hal itu, industri otomotif Indonesia pada tahun lalu juga sempat meminta insentif pajak kepada pemerintah dengan bantuan dari Kementerian Perindustrian. Akan tetapi, permintaan ditolak Kementerian Keuangan.Asosiasi pabrikan mobil di negeri ini yaitu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diketahui belum menyerah dan masih berharap Kementerian Keuangan memberikannya tahun ini. Usulan insentif hanya temporer yaitu enam bulan dan menyasar mobil produksi lokal seharga Rp 300 juta ke bawah. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 virus corona pabrik Honda Lockdown Malaysia 2021 Pabrik Toyota Lockdown 2021 Lockdown Malaysia
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...