Indonesia Tertinggal, Malaysia Sudah Izinkan Tes Mobil Otonom di Jalan Raya

Berita Otomotif

Indonesia Tertinggal, Malaysia Sudah Izinkan Tes Mobil Otonom di Jalan Raya

JAKARTA – Malaysia harus diakui berada di depan Indonesia soal dukungan terhadap mobil otonom. Kabar terkini, pemerintah ‘Negeri Jiran’ malah sudah mengizinkan pengujiannya di jalan raya.

Informasi tersebut, menurut situs otomotif Malaysia Paultan pada Senin (23/11/2020), diumumkan oleh perusahaan bernama Futurise. Mereka mengatakan bahwa regulator sudah memberikan ‘lampu hijau’ untuk mengetes mobil otonom di jalan publik.

Tes bakal berlangsung di Cyberjaya MyAV Testing Route yang memang dikembangkan Futurise bersama – sama dengan Kementerian Transportasi Malaysia plus Sepang Municipal Council. Rambu – rambu di jalur pengetesan telah terpasang dan Futurise telah memotret serta memamerkannya lewat akun Facebook resmi mereka.


Ini akan menjadi pengujian mobil otonom pertama di Malaysia. Hasilnya kelak memperlihatkan bagaimana kendaraan otonom dan sistem-sistem pendukungnya bekerja dalam kondisi jalan yang sesungguhnya.

Sayangnya, belum ada informasi mengenai tanggal dan waktu pengetesan. Kemungkinan, tak hanya mobil penumpang tanpa sopir yang kelak diuji di Cyberjaya MyAV Testing Route, melainkan juga bus otonom.

Cyberjaya MyAV Testing Route dikembangkan pemerintah dan swasta melalui inisiatif National Regulatory Sandbox. Salah satu bagian fokusnya adalah pengembangan mobilitas urban, termasuk berbagai aspek di dalamnya seperti kendaraan otonom sampai dengan mobil terbang.

Malaysia, bersama para pemangku kepentingan lain, memang sudah bergerak untuk menyiapkan dan menghadirkan sistem transportasi otonom di masa depan. Pada 2019, Malaysia Automotive Robotics and IoT Institute (MARii) mengumumkan inisiatif bernama Autonomous Vehicle Test Bed (AVTB) yang berisi pengembangan plus uji coba beragam teknologi terkait sistem transportasi tanpa sopir, dengan tujuan mencaritahu kecocokannya dengan infrastruktur maupun lingkungan di Malaysia.

Pada tahun ini, mereka mengumumkan pula rencana pembangunan Autonomous Vehicle R&D Center and Testbed di Cyberjaya. Fasilitas ini akan bahu membahu dengan fasilitas lain bernama EV Interoperability Center (EVIC) yang memiliki misi riset dan pengembangan segala macam infrastruktur pendukung bagi kendaraan listrik.

Kebijakan Indonesia mengenai sistem transportasi otonom, di sisi lain, belum terlalu banyak disinggung oleh pemerintah. Presiden Joko Widodo baru beberapa kali menyinggung soal topik ini, di antaranya soal rencana Ibu Kota baru menggunakan sistem transportasi otonom dengan bantuan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam riset serta pengembangannya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar