Mobil Menteri Bebas Biaya Perawatan dan Sparepart

Berita Otomotif

Mobil Menteri Bebas Biaya Perawatan dan Sparepart

JAKARTA – Toyota menegaskan bahwa mobil menteri dan pejabat setingkat sudah dilengkapi dengan gratis biaya service dan sparepart selama lima tahun ke depan.

Paket ini lebih baik ketimbang paket yang digunakan pada mobil menteri sebelumnya yang hanya mengratiskan biaya service dan sparepart selama tiga tahun pertama. Dengan adanya paket ini diharapkan mobil menteri akan lebih sehat dibanding sebelumnya.

“Untuk kali ini kami berikan free servicenya selama lima tahun, kalau sebelumnya hanya tiga tahun. Perawatan akan dilakukan di bengkel resmi Toyota dalam hal ini Auto2000. Itu merupakan permintaan mereka dan kami menyediakan,” ungkap Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM).

Paket tersebut memang terbilang cukup menarik karena Pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp 147 Miliar. Itu artinya, satu unit mobil mencapai Rp 1,455 miliar atau lebih mahal ketimbang harga perkiraan yang hanya 1,2 miliar. Meski demikian, harga tersebut masih berada di bawah anggran yaitu Rp 152 miliar.

Mobil yang dipilih sebagai mobil menteri adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. Mobil tersebut akan didatangkan langsung dari Jepang dan telah dilengkapi dengan teknologi hybrid sehingga diharapkan bisa menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan teknologi tersebut pada masyarakat.

Mobil menteri tersebut dikabarkan akan dikirimkan pada bulan September sehingga pada bulan Oktober 2019 sudah bisa digunakan. Itu artinya, setelah Presiden dan Wakil Presiden terpilih mengumumkan jajaran kabinet maka mobil akan langsung siap digunakan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar