Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Listrik Toyota Masih Yakin Pemerintah Indonesia akan Tambah Insentif Mobil Hybrid Toyota Masih Yakin Pemerintah Indonesia akan Tambah Insentif Mobil Hybrid Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 17 January 2024 10:46 JAKARTA – Toyota percaya kalau pemerintah Indonesia akhirnya akan menambah insentif untuk mobil hybrid. Hal itu dikemukakan eksekutif Toyota sebagai respons dari terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023. Regulasi tersebut membebaskan pajak mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) yang diimpor utuh dari luar negeri (completely built up/CBU), asalkan ada komitmen investasi. Pemerintah sendiri hingga saat ini diketahui lebih royal menggelontorkan insentif untuk mobil listrik murni ketimbang mobil hybrid. “Kami masih menunggu dan kami masih yakin ke depannya mobil hybrid akan didukung juga karena di negara lain seperti Thailand mendukung BEV maupun hybrid. Semua (teknologi) itu tujuannya, kan, mengurangi emisi dan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Jadi, tujuannya baik untuk masyarakat dan negara kita juga,” nilai Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy di sela-sela Year End Gathering beberapa waktu lalu di Jakarta. Artikel terkait Indonesia Dirasa Tak Cuma Butuh Banyak Mobil Listrik Murni, tapi juga Mobil Hybrid Mobil Listrik 23 August 2024 Insentif Mobil Hybrid Dipastikan Tidak Ada, Pemerintah Pilih Dorong Mobil Listrik Mobil Listrik 07 August 2024 Mobil Hybrid Disebut Layak Dapat Insentif Lebih Banyak! Setuju? Mobil Listrik 05 October 2023 Sekadar informasi, Perpres Nomor 79 Tahun 2023 merupakan revisi dari Perpres Nomor 55 Tahun 2019. Payung hukum bagi segala insentif kendaraan elektrifikasi di Tanah Air tersebut kini meniadakan atau mereduksi bea masuk, Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), sampai pajak daerah bagi mobil listrik murni berstatus impor, dengan syarat investasi pada masa mendatang. Mobil listrik murni sendiri sebelumnya sudah mendapatkan berbagai macam insentif. Contohnya PPnBM 0 persen untuk yang dirakit secara lokal, pengurangan pajak daerah, sampai pembebasan dari aturan ganjil-genap Jakarta. Masih terdapat lagi subsidi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi mobil listrik murni rakitan Indonesia, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen ke atas. Lebih lanjut, Anton menjelaskan bahwa Toyota berkomunikasi secara kontinu dengan pemerintah Indonesia, terkait kemungkinan tambahan insentif mobil hybrid. “Sekarang, kan, sudah ada insentif PPnBM untuk mobil hybrid (PPnBM mulai dari 6 persen—Red). Kami lagi mencari ide dan mengusulkan apakah ada lagi dukungan-dukungan ke depannya yang berhubungan industri otomotif ataukah dengan pengguna. Ini masih on progress (dalam proses),” tukasnya. Toyota termasuk satu dari sekian banyak pabrikan Jepang ingin lebih dulu mempopulerkan serta merakit mobil hybrid di Indonesia. Ini berbeda dari kebijakan pabrikan-pabrikan China yang langsung ‘loncat’ ke produksi lokal mobil listrik murni. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Toyota Toyota Indonesia Mobil Listrik mobil hybrid insentif mobil listrik insentif mobil hybrid Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Toyota Masih Yakin Pemerintah Indonesia akan Tambah Insentif Mobil Hybrid Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 17 January 2024 10:46 JAKARTA – Toyota percaya kalau pemerintah Indonesia akhirnya akan menambah insentif untuk mobil hybrid. Hal itu dikemukakan eksekutif Toyota sebagai respons dari terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023. Regulasi tersebut membebaskan pajak mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) yang diimpor utuh dari luar negeri (completely built up/CBU), asalkan ada komitmen investasi. Pemerintah sendiri hingga saat ini diketahui lebih royal menggelontorkan insentif untuk mobil listrik murni ketimbang mobil hybrid. “Kami masih menunggu dan kami masih yakin ke depannya mobil hybrid akan didukung juga karena di negara lain seperti Thailand mendukung BEV maupun hybrid. Semua (teknologi) itu tujuannya, kan, mengurangi emisi dan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Jadi, tujuannya baik untuk masyarakat dan negara kita juga,” nilai Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy di sela-sela Year End Gathering beberapa waktu lalu di Jakarta. Artikel terkait Indonesia Dirasa Tak Cuma Butuh Banyak Mobil Listrik Murni, tapi juga Mobil Hybrid Mobil Listrik 23 August 2024 Insentif Mobil Hybrid Dipastikan Tidak Ada, Pemerintah Pilih Dorong Mobil Listrik Mobil Listrik 07 August 2024 Mobil Hybrid Disebut Layak Dapat Insentif Lebih Banyak! Setuju? Mobil Listrik 05 October 2023 Sekadar informasi, Perpres Nomor 79 Tahun 2023 merupakan revisi dari Perpres Nomor 55 Tahun 2019. Payung hukum bagi segala insentif kendaraan elektrifikasi di Tanah Air tersebut kini meniadakan atau mereduksi bea masuk, Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), sampai pajak daerah bagi mobil listrik murni berstatus impor, dengan syarat investasi pada masa mendatang. Mobil listrik murni sendiri sebelumnya sudah mendapatkan berbagai macam insentif. Contohnya PPnBM 0 persen untuk yang dirakit secara lokal, pengurangan pajak daerah, sampai pembebasan dari aturan ganjil-genap Jakarta. Masih terdapat lagi subsidi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi mobil listrik murni rakitan Indonesia, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen ke atas. Lebih lanjut, Anton menjelaskan bahwa Toyota berkomunikasi secara kontinu dengan pemerintah Indonesia, terkait kemungkinan tambahan insentif mobil hybrid. “Sekarang, kan, sudah ada insentif PPnBM untuk mobil hybrid (PPnBM mulai dari 6 persen—Red). Kami lagi mencari ide dan mengusulkan apakah ada lagi dukungan-dukungan ke depannya yang berhubungan industri otomotif ataukah dengan pengguna. Ini masih on progress (dalam proses),” tukasnya. Toyota termasuk satu dari sekian banyak pabrikan Jepang ingin lebih dulu mempopulerkan serta merakit mobil hybrid di Indonesia. Ini berbeda dari kebijakan pabrikan-pabrikan China yang langsung ‘loncat’ ke produksi lokal mobil listrik murni. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Toyota Toyota Indonesia Mobil Listrik mobil hybrid insentif mobil listrik insentif mobil hybrid
Indonesia Dirasa Tak Cuma Butuh Banyak Mobil Listrik Murni, tapi juga Mobil Hybrid Mobil Listrik 23 August 2024
Insentif Mobil Hybrid Dipastikan Tidak Ada, Pemerintah Pilih Dorong Mobil Listrik Mobil Listrik 07 August 2024
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...