MINI Berencana Jual Mobil Listrik di Indonesia, Ini Waktu Peluncurannya

Berita Otomotif

MINI Berencana Jual Mobil Listrik di Indonesia, Ini Waktu Peluncurannya

JAKARTA – BMW Group tidak hanya berpikir untuk menjual mobil listrik BMW ke Indonesia. Mobil listrik MINI pun sudah dalam rencana.

Seperti diketahui, MINI, merek otomotif yang lahir di Inggris, sudah berada di bawah BMW Group sejak 1994. Di samping memiliki MINI, BMW juga membawahi merek Inggris lainnya, Rolls-Royce.

BMW Group sudah mengaspalkan mobil listrik BMW di Nusantara sejak 2016 dan kini sudah mempunyai i8 Coupe, i8 Roadster, plus i3. Lantas, apakah mereka juga punya rencana untuk merilis mobil listrik MINI E?

“Ada kemungkinan setelah 2021 untuk MINI E,” ucap Jodie O’Tanie selaku Director of Communication BMW Group Indonesia pada akhir pekan lalu di Jakarta, seusai peluncuran New MINI Clubman, MINI John Cooper Works Clubman, serta MINI John Cooper Works Countryman.

BMW Group Indonesia, menurut dia, butuh waktu dan persiapan sebelum dapat menerjunkan MINI E di Indonesia. Ini sama dengan persiapan ketika mereka menjual secara resmi i8 Coupe pada 2016 silam.

“Awalnya kami mau memastikan awareness (kesadaran dan perhatian) sudah ada, edukasinya sudah ada, infrastruktur dealernya sudah ada, juga staf pendukungnya. Jadi apabila terjadi sesuatu (servis dan perbaikan) sudah ada orang yang bisa menangani. Karena itu, tahun ini kami fokus pada edukasi. Setelah 2021 baru mungkin kami hadirkan,” papar Jodie.

Sayangnya, ia tidak menyebut apakah MINI langsung hadir pada 2022 atau masih membutuhkan waktu lebih lama dari itu. Pada 2021 sendiri, insentif-insentif untuk mobil listrik—mulai dari hybrid sampai mobil listrik murni--akan berlaku dengan harapan harganya bisa turun dan beberapa tahun kemudian industri perakitan lokal untuk kendaraan jenis ini bisa terbentuk.

Segala insentif fiskal maupun nonfiskal itu diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. Pemerintah, baik pusat atau pun daerah, juga telah menerbitkan beberapa aturan turunannya.

Seperti misalnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 yang antara lain mengatur keringanan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil listrik. Ada juga Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2020 yang membebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) khusus mobil listrik murni. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support