Mesin Ferrari Enzo Dijual Seharga Rp 5,4 Miliar

Berita Otomotif

Mesin Ferrari Enzo Dijual Seharga Rp 5,4 Miliar

FLORIDA – Mesin Ferrari Enzo dijual secara online dengan harga luar biasa tinggi dengan batas waktu penawaran sampai awal 2019.

Mesin Enzo produksi 2003, seperti ditawarkan Carscoops beberapa waktu lalu, ditawarkan via eBay dengan banderol 375 ribu dollar Amerika Serikat (AS). Harga itu setara dengan Rp 5.472.937.500 dengan kurs Rp 14.594/dollar AS.

Sebagai gambaran, uang sebesar ini, di Jakarta, bisa digunakan untuk membeli hampir 23 Toyota Avanza Veloz 1.5 A/T. Jika ingin yang lebih mewah, bisa pula membawa pulang hampir lima unit Toyota Vellfire.

Pilihan lain adalah memboyong setidaknya 21 Mitsubishi Xpander Ultimate A/T. Duit tersebut dapat pula menebus hampir 10 Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x2 A/T.

Mesin Enzo yang sedang dijual di Florida itu sendiri jarang digunakan. Menurut keterangan penjual, mesin baru dinyalakan untuk berjalan sejauh 1.448 km.

Tidak dijelaskan mengapa mesin kemudian dipisahkan dari tubuhnya. Tidak disebutkan pula apakah mesin didapat dari Enzo milik sang penjual atau tidak.

Enzo sendiri merupakan model yang spesial sehingga dinamakan sesuai nama pendiri Ferrari, baik dari sisi jumlah maupun kemampuan. Hypercar terakhir Ferrari yang tidak memiliki sistem penggerak hybrid ini hanya dibuat 400 unit selama 2002 – 2004 dan seluruhnya sudah memiliki pemilik.

Mesin naturally aspirated 6.0-liter V12 tersebut mampu memuntahkan tenaga 651 hp di 7.800 rpm dengan torsi 657 Nm di 5.500 rpm. Sebagai dampaknya, Enzo dapat berlari 3,65 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam. Kecepatannya bisa dipacu hingga 350 km/jam.

Mesin berkode F140 ini ibarat sistem penggerak dengan spesifikasi yang dimiliki mobil-mobil balap, tapi dikembangkan agar bisa sesuai di mobil dengan pelat nomor. Sang penjual menawarkannya di eBay hingga 4 Januari 2019. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar