Pabrikan Mobil China Geely Bakal Bikin Mesin Bareng Volvo

Berita Otomotif

Pabrikan Mobil China Geely Bakal Bikin Mesin Bareng Volvo

GOTHENBURG - Merek mobil China Geely bersama dengan Volvo mengumumkan kebijakan untuk mengembangkan dan membuat mesin bensin bersama-sama.

Seperti diketahui, Geely sudah menjadi induk perusahaan dari Volvo Cars. Strategi terbaru Volvo - Geely, menurut Carscoops pada awal pekan ini, adalah penyatuan pembuatan mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) untuk mobil-mobil kedua merek melalui sebuah unit bisnis baru yang berdiri sendiri.

Menurut kedua perusahaan, langkah tersebut membuat mereka mampu membentuk pemasok komponen global yang baru untuk mengembangkan mesin konvensional generasi selanjutnya plus mesin hybrid. Kebijakan ini juga memudahkan Volvo fokus pada pengembangan mobil-mobil listrik mereka.

Sekadar informasi, Volvo kini memang sedang berancang-ancang memperluas lini produk mobil listrik mereka, baik yang 100 persen tanpa bahan bakar minyak maupun yang masih hybrid (menyatukan mesin konvensional dengan sistem penggerak listrik). Pada 2025, Volvo menargetkan separuh dari penjualan mereka datang dari model-model mobil listrik murni, sementara setengah lainnya disumbangkan oleh model-model hybrid.

Unit bisnis baru Geely - Volvo bakal menjadi pemasok komponen-komponen sistem penggerak hybrid Volvo. Selain itu, mereka pun akan menyuplai mesin konvensional yang irit bahan bakar kepada Geely Auto, Proton, Lotis, LEVC, Lynk & Co.

Jika Anda lupa, nama-nama di atas adalah merek mobil yang telah pula diakusisi oleh Geely atau pun merek baru bentukan sang raksasa otomotif ‘Negeri Tirai Bambu’. Geely juga menjadi pemegang saham terbesar Daimler.

“Mobil hybrid membutuhkan mesin pembakaran internal terbaik. Unit bisnis baru itu bakal memiliki sumber daya, skala, serta keahlian mengembangkannya secara efisien,” tandas Hakan Samuelsson, Volvo Cars President and Chief Executive Officer.

Unit bisnis itu pun, menurut keterangan resmi Volvo - Geely, dibebaskan pula untuk mendistribusikan komponen ke pihak lain. Sumber daya manusia di dalam korporasi anyar itu nantinya diisi oleh 3.000 orang Volvo Cars plus 5.000 karyawan Geely. Mereka mengisi sektor riset dan pengembangan, pengadaan, perakitan, teknologi informasi, maupun keuangan.

Tidak ada pengurangan karyawan akibat merger pembuatan mesin konvensional Volvo - Geely. Tidak ada kabar kapan aktivitas bikin mesin bareng antar mereka mulai terealisasi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support