Mercedes – BMW Gelontorkan Rp 15 Triliun Demi Saingi Uber

Berita Otomotif

Mercedes – BMW Gelontorkan Rp 15 Triliun Demi Saingi Uber

BERLIN – Mercedes – Benz dan BMW mengumumkan perusahaan patungan yang antara lain bergerak di bidang taksi online (ride-hailing). Keduanya siap berinvestasi belasan miliar rupiah demi menyaingi Uber dan kawan-kawan.

Perusahaan gabungan milik dua raksasa otomotif Jerman tersebut, seperti diwartakan Reuters belum lama ini, bergerak pula di bisnis pengecasan mobil listrik serta parkir online. Mereka menyatakan telah menyiapkan siraman modal segar hingga lebih dari 1 miliar euro (Rp 15,90 triliun) demi merambah sektor-sektor tersebut.

Konsultan swasta PwC menilai pabrikan-pabrikan otomotif menghadapi potensi untuk terpinggirkan dari korporasi-korporasi teknologi berduit banyak seperti Uber dan lain-lain, jika mereka tidak mengembangkan layanan servis online untuk kendaraan.

Perusahaan-perusahaan taksi online mapan sendiri makin gencar berekspansi. Didi Chuxing dari China ingin membangun bisnis di Amerika Latin, sedangkan Uber kuat mencengkeram pasar Amerika Serikat.

“Kerja sama dengan penyedia layanan lain di masa depan, termasuk saham di perusahaan-perusahaan rintisan (startups) dan pemain mapan, juga menjadi opsi yang mungkin saja kami ambil,” ucap Dieter Zetche, Chief Executive Officer Daimler.

Dengan adanya kolaborasi ini, layanan taksi online Mercedes yaitu Car2Go akan dikombinasikan dengan DriveNow milik BMW. BMW juga punya bisnis ParkNow, ChargeNow.

Dua musuh bebuyutan ini akan berbagi saham secara adil, 50 – 50, di dalam perusahaan patungan. Ada lima sektor layanan di dalamnya sekarang yakni Reach Now (manajemen rute plus pemesanan kendaraan berbasis smartphone), Charge Now (pengecasan mobil listrik), Free Now (taksi online), Park Now (parkir online), lalu Share Now (taksi online).

“Kelimanya akan lebih melebur lagi untuk membentuk satu portofolio layanan mobilitas menggunakan armada mobil listrik berteknologi pengemudian otonom yang melakukan pengisian daya serta parkir secara otomatis,” tandas Chief Executive Officer BMW, Harald Krueger.

BMW bersama Mercedes-Benz kini masih mengembangkan mobil otonom. Kendaraan ini dinilai mampu meningkatkan penguasaan mereka di pasar taksi online. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support