Lamborghini Supercar Hybrid Diprediksi Meluncur 2021

Berita Otomotif

Lamborghini Supercar Hybrid Diprediksi Meluncur 2021

BOLOGNA – Lamborghini membeberkan bahwa mereka saat ini sedang melakukan riset dan pengembangan supercar hybrid yang diproyeksikan sudah bisa meluncur dalam beberapa tahun ke depan.

Stefano Domenicali, Chief Executive Officer (CEO) Lamborghini, mengungkapkan bahwa teknologi sistem penggerak masa depan mereka adalah plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Ia kemudian menjelaskan bahwa generasi selanjutnya dari dua model Lamborghini yaitu Aventador serta Huracan bakal mengusung teknologi tersebut.

“Mungkin sekitar 2021 (kami menghadirkan teknologi PHEV ke Lamborghini). Suksesor Aventador nantinya menambahkan motor listrik di mesin V-12 miliknya. Hal sama akan pula terjadi setelah itu pada keluarga mesin V-10, ketika kami menggantikan Huracan,” ucap Domenicali seperti diwartakan The Drive beberapa waktu lalu.

Ia tidak membicarakan soal peluang hadirnya teknologi mobil listrik murni di Lamborghini pada masa depan, meski merek sesama Grup Volkswagen yakni Porsche dikabarkan sedang mengembangkan platform supercar listrik. Menurutnya saat ini PHEV adalah satu-satunya cara mempertahankan performa, mempertahankan gelegar suara khas supercar, sekaligus mereduksi emisi gas buang dalam waktu bersamaan.

Pernyataan Domenicali mengonfirmasi sebuah laporan pada September kemarin yang mengindikasikan Lamborghini bersiap menggunakan teknologi hybrid secara signifikan untuk supercar generasi terbaru mereka. Menurut pemberitaan tersebut, pengganti Aventador kelak mampu menggelontorkan hingga 1.172 hp, sedangkan penerus Huracan dapat melepas 985 hp.

Hingga supercar PHEV terwujud, Lamborghini konon berada di bahwa kontrol Porsche, bukan Audi. Pergantian kontrol terhadap Lamborghini diberitakan terjadi mulai Januari 2019.

Urus PHEV
Bukan hanya supercar saja yang ingin ditransformasikan menjadi PHEV oleh Lamborghini. Sport utility vehicle (SUV) mereka, Urus, pun demikian.

Pabrikan asal Italia ini sesungguhnya ingin melakukannya secepat mungkin. Namun, prioritas mereka sekarang adalah memenuhi permintaan terhadap Urus bermesin konvensional yang diklaim tinggi.

“Kami masih mengerjakan ini (Urus PHEV). Tapi kami mesti menentukan skala prioritas. Pekerjaan paling penting sekarang adalah mengakselerasi produksi Urus. Menambah varian sistem penggerak yang rumit untuk dibuat tidak membantu prioritas pertama kami,” papar Domenicali.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengetes mesin V-6 PHEV untuk Urus. Tetapi, performanya belum sekuat yang mereka inginkan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar