Honda Indonesia Belum Berminat Jual CR-V Hybrid

Berita Otomotif

Honda Indonesia Belum Berminat Jual CR-V Hybrid

BOGOR - Meski menggoda, tampaknya para pecinta otomotif di Indonesia khususnya penggemar Honda jangan dulu berharap melihat atau mencicil CR-V hybrid. Pasalnya, agen tunggal pemegang merek (ATPM) tersebut di negeri ini mengaku belum berencana menghadirkannya.

Honda termasuk merek yang pergerakannya masih gelap soal rencana mobil hybrid maupun listrik di Indonesia. Berkali-kali, mereka mengaku belum melakukan studi dan menunggu regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) terbit terlebih dahulu.

Terakhir, Honda menegaskan belum memproyeksikan sama sekali model hybrid apapun untuk pasar Tanah Air. CR-V hybrid, yang menjalani debut global di Auto Shanghai 2017 dan kemudian dijual di Jepang seharga Rp 500 juta-an, tak terkecuali.

“Untuk hybrid sampai sekarang kami belum ada rencana karena kami belum tahu skemanya seperti apa nanti yang dikeluarkan oleh pemerintah,” tandas Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran PT. Honda Prospect Motor (HPM), menanggapi pertanyaan Mobil123.com ketika ditemui dalam sebuah acara di Sentul, Bogor.

Pergerakan dan rencana para pemain industri otomotif besar perihal mobil hybrid dan mobil listrik memang sedang menarik untuk diamati. Pasalnya, pemerintah pada April diekspektasikan merilis insentif pajak bagi kedua teknologi tersebut, sehingga harga jualnya bisa lebih terjangkau.

Draf insentif pajak itu sendiri sebenarnya sudah dipaparkan oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan di depan Dewan Perwakilan Rakyat pada 11 Maret. Di dalam draf terlihat bahwa pemerintah merencanakan mobil penumpang berkapasitas kurang dari 10 orang dengan mesin konvensional mendapat PPnBM 15 - 70 persen. Hybrid 2 - 30 persen, flexy engine 8 persen, PHEV atau listrik murni 0 persen. Mobil-mobil LCGC sendiri 3 persen.

Jonfis memilih berhati-hati dan tak berkomentar. Studi pun hanya akan dilakukan setelah pemerintah ketuk palu.

“Hybrid akan kami studi setelahnya karena itu tidak dilakukan ketika kami melihat tidak ada potensi. Kami akan mempelajari tapi modelnya apa belum tahu,” lanjut dia.

Beberapa pabrikan besar sudah buka-bukaan mengenai model yang mereka siapkan untuk memanfaatkan insentif pajak. Di antara nama-nama yang disebut, ada Toyota C-HR, Nissan Note e-Power, Nissan Leaf, Mitsubishi Outlander PHEV.

Nissan bahkan telah menegaskan mobil listrik Leaf direncanakan meluncur di Nusantara pada 2020. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support