Regulasi Mobil Listrik Terbit Maret, Peluncuran Kendaraannya Bisa di 2019

Berita Otomotif

Regulasi Mobil Listrik Terbit Maret, Peluncuran Kendaraannya Bisa di 2019

JAKARTA – Regulasi mobil listrik, menurut bocoran dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), rencananya hadir dalam waktu dekat. Karena itu, peluncuran model-model kendaraan berteknologi ramah lingkungan, khususnya hybrid, berpotensi terjadi tahun ini.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, membeberkan bahwa regulasi LCEV bakal hadir satu – dua bulan ke depan. Asosiasi mendapatkan informasi ini dari pemerintah.

“Mudah-mudahan pada Maret atau awal April,” ucap dia menjawab pertanyaan Mobil123.com di dalam konferensi pers perdana pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Series 2019, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Seperti diketahui, pemerintah beberapa tahun belakangan sedang menyusun regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang berbentuk Peraturan Presiden. Melaluinya, regulator antara lain berencana memberikan insentif pajak bagi mobil hybrid dan mobil listrik, menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan-kendaraan seperti sedan maupun diesel, maupun memperbarui aturan bagi segmen low cost green car (LCGC).

“Arahnya jelas. Pemerintah berikan insentif ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dan lebih bersih,” tandas Nangoi.

Pemerintah, sebelum peraturan terbit, sudah menetapkan peta jalan (road map) perkembangan mobil hybrid plus mobil listrik di Indonesia. Pada 2025, produksi mobil-mobil berteknologi ini ditargetkan berkontribusi 20 persen dari total pasar yang diproyeksikan mencapai 2 juta unit.

Ini berarti ada 400 ribu unit mobil hybrid atau mobil listrik di Indonesia pada tahun tersebut. Pemerintah memang berencana memberikan insentif pajak dengan syarat perakitan lokal dalam jangka waktu tertentu.

Merek-merek otomotif yang bermain di Indonesia sendiri sudah sejak 2017 mengungkap model-model hybrid yang disiapkan meluncur dengan memanfaatkan insentif. Beberapa yang bisa disebut adalah Toyota C-HR hybrid, Nissan Note e-Power, serta Mercedes-Benz EQ dari C-Class atau E-Class.

Mitsubishi sejak 2014 juga sudah menyatakan niat membawa Mitsubishi Outlander PHEV jika kondisi memungkinkan.

Peluncuran di GIIAS 2019
Dengan segera terbitnya regulasi LCEV, ekspektasi meluncurnya mobil-mobil hybrid maupun listrik di GIIAS 2019 Jakarta pada akhir Juli pun muncul. Saat dimintai tanggapan, Nangoi menegaskan bahwa persoalan ini adalah ranah pabrikan yang tidak bisa diutak-atik oleh asosiasi.

Meski begitu, ia membuka peluang adanya peluncuran kendaraan-kendaraan sejenis itu.

“Saya rasa akan begitu. Mengacu pada arah yang diinginkan pemerintah,” tutup mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support