Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Regulasi Mobil Listrik Terbit Maret, Peluncuran Kendaraannya Bisa di 2019 Regulasi Mobil Listrik Terbit Maret, Peluncuran Kendaraannya Bisa di 2019 Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 28 February 2019 14:00 JAKARTA – Regulasi mobil listrik, menurut bocoran dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), rencananya hadir dalam waktu dekat. Karena itu, peluncuran model-model kendaraan berteknologi ramah lingkungan, khususnya hybrid, berpotensi terjadi tahun ini.Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, membeberkan bahwa regulasi LCEV bakal hadir satu – dua bulan ke depan. Asosiasi mendapatkan informasi ini dari pemerintah.“Mudah-mudahan pada Maret atau awal April,” ucap dia menjawab pertanyaan Mobil123.com di dalam konferensi pers perdana pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Series 2019, beberapa waktu lalu di Jakarta. Artikel terkait Kaleidoskop Otomotif 2018: Belum Tahunnya Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Berita Otomotif 21 December 2018 Pakar Otomotif dan Tokoh Mobil Listrik jadi Calon Menteri Prabowo-Sandi Berita Otomotif 15 April 2019 Pajak Mobil di Indonesia Akan Didasarkan pada Tingkat Polusinya Berita Otomotif 14 March 2019 Seperti diketahui, pemerintah beberapa tahun belakangan sedang menyusun regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang berbentuk Peraturan Presiden. Melaluinya, regulator antara lain berencana memberikan insentif pajak bagi mobil hybrid dan mobil listrik, menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan-kendaraan seperti sedan maupun diesel, maupun memperbarui aturan bagi segmen low cost green car (LCGC).“Arahnya jelas. Pemerintah berikan insentif ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dan lebih bersih,” tandas Nangoi.Pemerintah, sebelum peraturan terbit, sudah menetapkan peta jalan (road map) perkembangan mobil hybrid plus mobil listrik di Indonesia. Pada 2025, produksi mobil-mobil berteknologi ini ditargetkan berkontribusi 20 persen dari total pasar yang diproyeksikan mencapai 2 juta unit.Ini berarti ada 400 ribu unit mobil hybrid atau mobil listrik di Indonesia pada tahun tersebut. Pemerintah memang berencana memberikan insentif pajak dengan syarat perakitan lokal dalam jangka waktu tertentu.Merek-merek otomotif yang bermain di Indonesia sendiri sudah sejak 2017 mengungkap model-model hybrid yang disiapkan meluncur dengan memanfaatkan insentif. Beberapa yang bisa disebut adalah Toyota C-HR hybrid, Nissan Note e-Power, serta Mercedes-Benz EQ dari C-Class atau E-Class.Mitsubishi sejak 2014 juga sudah menyatakan niat membawa Mitsubishi Outlander PHEV jika kondisi memungkinkan.Peluncuran di GIIAS 2019Dengan segera terbitnya regulasi LCEV, ekspektasi meluncurnya mobil-mobil hybrid maupun listrik di GIIAS 2019 Jakarta pada akhir Juli pun muncul. Saat dimintai tanggapan, Nangoi menegaskan bahwa persoalan ini adalah ranah pabrikan yang tidak bisa diutak-atik oleh asosiasi.Meski begitu, ia membuka peluang adanya peluncuran kendaraan-kendaraan sejenis itu.“Saya rasa akan begitu. Mengacu pada arah yang diinginkan pemerintah,” tutup mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tersebut. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait regulasi LCEV mobil listrik di Indonesia mobil hybrid mobil hybrid di Indonesia regulasi low carbon emission vehicle LCEV Mobil Listrik Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Regulasi Mobil Listrik Terbit Maret, Peluncuran Kendaraannya Bisa di 2019 Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 28 February 2019 14:00 JAKARTA – Regulasi mobil listrik, menurut bocoran dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), rencananya hadir dalam waktu dekat. Karena itu, peluncuran model-model kendaraan berteknologi ramah lingkungan, khususnya hybrid, berpotensi terjadi tahun ini.Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, membeberkan bahwa regulasi LCEV bakal hadir satu – dua bulan ke depan. Asosiasi mendapatkan informasi ini dari pemerintah.“Mudah-mudahan pada Maret atau awal April,” ucap dia menjawab pertanyaan Mobil123.com di dalam konferensi pers perdana pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Series 2019, beberapa waktu lalu di Jakarta. Artikel terkait Kaleidoskop Otomotif 2018: Belum Tahunnya Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Berita Otomotif 21 December 2018 Pakar Otomotif dan Tokoh Mobil Listrik jadi Calon Menteri Prabowo-Sandi Berita Otomotif 15 April 2019 Pajak Mobil di Indonesia Akan Didasarkan pada Tingkat Polusinya Berita Otomotif 14 March 2019 Seperti diketahui, pemerintah beberapa tahun belakangan sedang menyusun regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang berbentuk Peraturan Presiden. Melaluinya, regulator antara lain berencana memberikan insentif pajak bagi mobil hybrid dan mobil listrik, menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan-kendaraan seperti sedan maupun diesel, maupun memperbarui aturan bagi segmen low cost green car (LCGC).“Arahnya jelas. Pemerintah berikan insentif ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dan lebih bersih,” tandas Nangoi.Pemerintah, sebelum peraturan terbit, sudah menetapkan peta jalan (road map) perkembangan mobil hybrid plus mobil listrik di Indonesia. Pada 2025, produksi mobil-mobil berteknologi ini ditargetkan berkontribusi 20 persen dari total pasar yang diproyeksikan mencapai 2 juta unit.Ini berarti ada 400 ribu unit mobil hybrid atau mobil listrik di Indonesia pada tahun tersebut. Pemerintah memang berencana memberikan insentif pajak dengan syarat perakitan lokal dalam jangka waktu tertentu.Merek-merek otomotif yang bermain di Indonesia sendiri sudah sejak 2017 mengungkap model-model hybrid yang disiapkan meluncur dengan memanfaatkan insentif. Beberapa yang bisa disebut adalah Toyota C-HR hybrid, Nissan Note e-Power, serta Mercedes-Benz EQ dari C-Class atau E-Class.Mitsubishi sejak 2014 juga sudah menyatakan niat membawa Mitsubishi Outlander PHEV jika kondisi memungkinkan.Peluncuran di GIIAS 2019Dengan segera terbitnya regulasi LCEV, ekspektasi meluncurnya mobil-mobil hybrid maupun listrik di GIIAS 2019 Jakarta pada akhir Juli pun muncul. Saat dimintai tanggapan, Nangoi menegaskan bahwa persoalan ini adalah ranah pabrikan yang tidak bisa diutak-atik oleh asosiasi.Meski begitu, ia membuka peluang adanya peluncuran kendaraan-kendaraan sejenis itu.“Saya rasa akan begitu. Mengacu pada arah yang diinginkan pemerintah,” tutup mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia tersebut. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait regulasi LCEV mobil listrik di Indonesia mobil hybrid mobil hybrid di Indonesia regulasi low carbon emission vehicle LCEV Mobil Listrik
Kaleidoskop Otomotif 2018: Belum Tahunnya Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Berita Otomotif 21 December 2018
Pakar Otomotif dan Tokoh Mobil Listrik jadi Calon Menteri Prabowo-Sandi Berita Otomotif 15 April 2019
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...