Isuzu Panther Akan Disuntik Mati pada 2021

Berita Otomotif

Isuzu Panther Akan Disuntik Mati pada 2021

JAKARTA – Isuzu Panther sudah mendekati ajal. Pada 2021, tepatnya saat standar emisi gas buang Euro 4 resmi berlaku bagi mesin diesel, model legendaris di pasar otomotif Indonesia ini akan disuntik mati.

Harry Kamora, Chief Operating Officer (COO) PT. Astra International – Isuzu Sales Operation (AI – ISO), memastikan hal tersebut. Penyebabnya, lanjut dia, ialah ketidaksesuaian emisi gas buang mesin diesel milik Panther dengan standar Euro 4 yang akan diberlakukan.

“Kalau Euro 4 berlaku, maka otomatis (penjualan Panther) bakal setop karena mobil ini tidak untuk Euro 4,” ucap dia meladeni pertanyaan Mobil123.com pada Rabu (12/2/2020) di Menara Astra, Jakarta.

Sebagai informasi, standar Euro 4 untuk mesin diesel di Indonesia rencananya berlaku pada Maret 2021, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.20/2017. Sementara, standar yang sama bagi mesin diesel sudah berlaku sejak Oktober 2018.

Bulan penerapannya tahun depan bisa saja mundur. Ini terjadi pada kasus standar Euro 4 bagi mesin bensin, yang mundur sebulan dari September menjadi Oktober dua tahun silam.

Pernyataan Harry mempertegas ucapan Attias Asril, General Manager Marketing PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pada pekan pertama Februari 2020. Ia menjelaskan Panther akan didiskontinyu pada 2021 dengan alasan utama ketidaksesuaian mesin dengan standar Euro 4.

IAMI merupakan pabrikan maupun agen pemegang merek Isuzu di Nusantara. AI - ISO, di sisi lain, merupakan induk dari dealer-dealer Isuzu yang dimiliki Grup Astra.

Attias menyebut tidak ada rencana mengembangkan mesin baru yang sesuai dengan itu. Pasalnya, principal Isuzu di Jepang tidak lagi melirik Panther karena multi purpose vehicle (MPV) ini hanya dijual untuk pasar Indonesia sekaligus diproduksi lokal di sini.

Menurut dia lagi, pasar global untuk kendaraan penumpang sudah beralih fokus ke sport utility vehicle (SUV). Itu pula yang akan Isuzu lakukan dan Mu-X akan mereka kedepankan di pasar Indonesia.

Lebih lanjut, Harry mengaku bahwa Panther bukan satu-satunya model diesel yang terancam oleh aturan Euro 4 tahun depan. Ada model-model lain yang tidak ia sebutkan.

“Banyak lho di Indonesia hari ini mobil (diesel) yang diproduksi dan tidak siap untuk Euro 4. Ketika diberlakukan, pasti varian atau merek tertentu akan selesai,” tukas Harry. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support