Ingin Perluas Pasar, Subaru Incar Orang-Orang Kaya Indonesia

Berita Otomotif

Ingin Perluas Pasar, Subaru Incar Orang-Orang Kaya Indonesia

JAKARTA - Subaru nantinya tak hanya mengincar para loyalis mereka di Tanah Air. Orang-orang kaya yang belum pernah menjadi konsumen pun ingin mereka ‘rayu’.

Chief Operating Officer (COO) PT. Plaza Auto Mega (PAM) Arie Christopher mengakui dahulu konsumen-konsumen Subaru di Indonesia merupakan para loyalis dari merek tersebut atau para pecinta otomotif. Namun, jumlah mereka sangat ‘terbatas’.

Ketika Subaru sudah kembali berjualan setelah delapan tahun absen, mereka ingin menjangkau konsumen baru. Kalangan kelas menengah ke atas yang belum pernah membeli Subaru Arie sebut sebagai target.

“Kami sudah pasti ingin memperluas pasar,” tegas dia menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam sebuah acara pada April 2022 di Jakarta.

Subaru Forester 2022

Sekadar mengingatkan, pada 2014, Subaru menghilang dari jagat otomotif nasional setelah tersandung kasus pemalsuan dokumen impor. Lalu, pada Februari 2022, mereka mengumumkan diri ‘bangkit dari mati suri’ melalui PAM sebagai agen pemegang merek.

Satu diler di Alam Sutera, Serpong, Tangerang, telah berdiri dan beroperasi melayani purnajual selama setahun terakhir. Mereka pun siap meluncurkan model yang diduga sebagai Subaru Forester pada Rabu (18/5/2022).

Lebih lanjut, Arie menilai Subaru punya cukup modal untuk menggoda kalangan berduit di negeri ini.

“Rasanya banyak faktor yang dimiliki Subaru, tapi tidak dimiliki para pesaing di satu kelas. Contohnya boxer engine, all wheel drive (AWD) system. Mungkin Subaru adalah satu-satunya produsen mobil yang menerapkan AWD system di hampir seluruh modelnya. Itu merupakan keunggulan kami. Dengan hal-hal itu, kami merasa bisa memenangkan persaingan dengan para kompetitor lainnya,” papar dia.

dealer Subaru Alam Sutera, Serpong, Tangerang

Oleh karena itu, Arie menekankan pentingnya para agen penjual agar nantinya meminta para calon konsumen menjajal sendiri kendaraan Subaru. Apalagi, bagi konsumen di segmen menengah ke atas, pengalaman berkendara ia katakan sebagai hal terpenting.

Adapun para loyalis, di sisi lain, tak akan dikesampingkan oleh Subaru. Arie menganggap mereka tetap sangat penting.

“Mereka, buat kami, sangat luar biasa. Setahun terakhir kami sudah membuka fasilitas service center dan kami dari situ belajar, melihat luar biasanya para loyalis Subaru. Sudah tidak ada agen pemegang mereknya, sudah tidak ada bengkel resminya, tetapi tidak mau menjual mobilnya. Masih bertahan,” jelas Arie. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar