Hyundai Sedang Kembangkan Mobil Murah untuk Indonesia

Berita Otomotif

Hyundai Sedang Kembangkan Mobil Murah untuk Indonesia

JAKARTA - Hyundai mengaku sedang mengembangkan mobil berharga terjangkau untuk Indonesia. Model tersebut nantinya diproduksi di pabrik baru mereka di Tanah Air.

Hal itu dibocorkan oleh Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT. Hyundai Mobil Indonesia (HMI), ketika diwawancarai di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18 - 28 Juli di Serpong, Tangerang. Menurut dia, beberapa tahun dari sekarang, akan ada model Hyundai yang sesuai dengan pasar negeri ini.

“Kami sedang mengembangkan yang memang cocok untuk pasar Indonesia,” ucapnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com.

Sayangnya, Hendrik tidak banyak menerangkan lebih lanjut mengenai rencana tersebut. Ia hanya menjelaskan produk tersebut bisa saja berupa varian baru dari model yang sudah ada, atau malah sebuah model yang benar-benar baru.

Dia pun menjelaskan bahwa Hyundai akan menargetkan ‘pasar yang besar’ di Nusantara.

“Sederhananya begini, pasar terbesar apa, itu pasti yang kami bidik. Bisa multi purpose vehicle (MPV), bisa sport utility vehicle (SUV) di segmen B, segmen medium,” ujarnya sedikit berteka-teki.

Model ini kelak dirakit di pabrik baru Hyundai. Ketika pabrik mulai beroperasi pada 2021, model yang ia maksud juga bakal langsung diproduksi serta dijual.

“Informasi yang saya dapatkan seperti itu karena pabrik ini, kan, dibut untuk pasar Indonesia sebetulnya,” papar dia.

Lokasi pabrik Hyundai hingga detik ini masih dirahasiakan. Adapun kapasitas produksinya, menurut Hendrik, bisa mencapai 120 ribu unit per tahun jika bekerja secara maksimal.

Menurut keterangan resmi dari Kementerian Perindustrian, model-model yang kelak dirakit di sana adalah MPV, SUV, hatchback, sedan, serta kendaraan listrik. Pabrik ini akan menjadi basis produksi dengan kuota ekspor 53 persen.

Sebenarnya Hyundai beberapa waktu lalu sempat mempertimbangkan untuk menjual Hyundai Santro sebagai mobil murah di sini. Model tersebut awalnya dipelajari untuk dirakit secara lokal dan dimasukkan ke segmen low cost green car (LCGC), namun akhirnya batal.

Hendrik memastikan bahwa kendaraan penumpang berharga terjangkau yang ia bahas bukanlah Santro. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support