Honda Indonesia Cemaskan Wabah Virus Corona

Berita Otomotif

Honda Indonesia Cemaskan Wabah Virus Corona

JAKARTA – Honda Indonesia mengaku khawatir dengan wabah virus Corona. Pasalnya, jika terjadi dalam jangka panjang, penjualan mobil rakitan lokal maupun mobil impor utuh mereka di negara ini pun bisa terdampak.

Wabah virus Corona berawal di Wuhan, China mulai akhir 2019 dan terus meluas ke banyak negara hingga kini. Indonesia sendiri hingga detik ini masih belum terkena wabah.

Meski begitu, agen pemegang merek Honda di Indonesia sudah khawatir. Pasalnya, rantai suplai global, termasuk untuk komponen kendaraan yang dirakit di pabrik mereka di negara ini bisa terganggu.

“Kalau berlangsung dalam jangka panjang, efeknya bisa besar. (Kondisi terkini rantai suplai karena wabah) tiap jam lho, kami cek. Sekarang, sih, belum ada dampak,” ucap Yusak Billy selaku Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) menjawab pertanyaan Mobil123.com pertengahan pekan lalu di Jakarta.

Pabrik Honda di Nusantara berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini memproduksi cukup banyak model. Ada city car Brio, multi purpose vehicle (Mobilio), sport utility vehicle (SUV) BR-V, hatchback Jazz, crossover HR-V, serta SUV CR-V.

Menurut Yusak, suplai komponen secara langsung dari China memang sedikit. Tetapi, suplai tidak langsung dari negara tersebut ada.

“Mungkin suplai komponen untuk kami diambil dari Thailand, tapi Thailand bisa saja ambil materialnya dari China,” ujar dia mencontohkan.

Divisi Pengadaan (Procurement) Honda di Indonesia, ucap Yusak, saat ini sedang bekerja keras. Mereka terus melihat kondisi suplai dan jika perlu akan mengalihkan sumber pengadaan dari negara lain.

“Kalau rantai suplai bermasalah, kan, kami harus cari. Dari mana yang masih eksis,” tandas dia.

Mobil-mobil yang masih harus diimpor utuh pun, lanjut Yusak, berpotensi terdampak. Soalnya, pabrik-pabrik Honda di negara lain juga mengalami kondisi yang kurang – lebih sama akibat wabah virus Corona.

Yusak merasa semua merek mobil yang bermain di Indonesia pasti juga cemas dan memantau terus perkembangan wabah virus Corona. Alasannya sama yakni kondisi rantai suplai komponen dari mobil yang dijual di Tanah Air.

“Tapi sampai sekarang, sih, target dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) belum berubah, ya, masih naik 5 persen dari tahun lalu, (yang mencapai 1.030.126 unit)” tutup dia mengenai proyeksi penjualan mobil di negara ini menurut asosiasi yang menaungi pabrikan-pabrikan otomotif global itu. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support