Ada Virus Corona, Menperin Sebut Alasan Pameran Truk Nasional Tetap Lanjut

Berita Otomotif

Ada Virus Corona, Menperin Sebut Alasan Pameran Truk Nasional Tetap Lanjut

JAKARTA – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta semua pihak tak menganggap pameran yang diadakan demi mendorong perekonomian bertentangan dengan penanganan wabah virus Corona. Karena itulah, pameran truk dan bus nasional di Senayan, Jakarta tetap diselenggarakan.

Seperti diketahui, masuknya virus Corona ke Indonesia terungkap setelah pada Senin (2/3/2020) Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat telah terinfeksi virus yang pertama kali muncul dari Wuhan, China pada akhir 2019 tersebut. Pameran truk dan bus nasional bertajuk Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC) 2020 di Senayan, Jakarta pada pekan yang sama pun sempat diakui terancam batal, tapi akhirnya tetap berlanjut karena diizinkan oleh pemerintah.

GIICOMVEC 2020 akhirnya dibuka secara resmi oleh Agus Gumiwang pada Kamis (5/3/2020). Dalam kata sambutannya, menteri tersebut mengatakan bahwa pameran diadakan di tengah tekanan ekonomi global amat besar plus isu wabah virus bernama resmi Covid-19 itu.

“Saya minta agar kita tidak mendikotomikan (Red: mengganggap sebagai hal yang bertentangan) antara penanganan Covid-19 dan usaha-usaha untuk membangun industri. Ada aparat kesehatan yang menangani wabah Covid-19. Mari kita percayakan pada mereka. Di satu sisi, bagaimana kita membangun ekonomi nasional dan industri manufaktur, khususnya sektor otomotif. Ini menunjukkan upaya-upaya kita membangun ekonomi tidak tersandera Covid-19,” papar dia.

GIICOMVEC 2020 akan berlangsung hingga Minggu (8/3/2020) mendatang. Pameran ini pertama kali diadakan pada 2018 dan diadakan dua tahun sekali untuk mendorong penjualan mobil-mobil komersial, mulai dari pikap ringan sampai truk berat.

“Sebanyak lima produk kendaraan niaga dan berbagai produk dari industri pendukung akan diluncurkan dalam GIICOMVEC 2020,” ujar Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam laporannya.

Diwawancarai setelah acara, Nangoi menjelaskan target nilai transaksi pameran kali ini adalah Rp 2,5 triliun. Ini meningkat Rp 500 miliar dibandingkan raihan transaksi pada GIICOMVEC edisi perdana yang mencapai Rp 2 triliun.

Ia juga menambahkan bahwa wabah virus Corona tidak boleh membuat industri dan pasar otomotif memiliki ketakutan berlebihan dalam menjalankan bisnis. Ini juga yang menjadi alasan GIICOMVEC 2020 terus berlanjut.

“Intinya kalau kita lihat, ketakutana berlebihan akan mematikan ekonomi. Justru lebih berat lagi. Makanya saya berkomunikasi dengan Pak Menteri (Agus Gumiwang) dan beliau bilang ‘jalan terus’. Ternyata Pak Menteri juga bersedia datang,” tutup Nangoi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar