Google Maps akan Dilengkapi Fitur Pembatas Kecepatan

Berita Otomotif

Google Maps akan Dilengkapi Fitur Pembatas Kecepatan

CALIFORNIA - Google Maps kini menyediakan fitur pembatasan kecepatan dan akan berlaku secara global dalam waktu dekat.

Boleh dikatakan, Google Maps merupakan aplikasi navigasi yang sangat diandalkan oleh sejumlah masyarakat. Bahkan, meski banyak aplikasi navigasi yang sudah disediakan oleh produsen kendaraan, tetap saja Google Maps tidak hilang manfaatnya.

Banyaknya jumlah pengguna, Google pun melakukan inovasi untuk meningkatkan manfaat dari aplikasi ini. Salah satunya adalah dengan menambahkan fitur yang dapat menampilkan batas kecepatan di jalan. Saat ini fitur Google Maps sudah mengaktivasi fitur tersebut di beberapa kota di Amerika Serikat yaitu New City City, Los Angeles dan Minnesota.

Selain menampilkan pembatasan kecepatan, Google Maps juga akan memberi tahu pengemudi melalui peringatan audio bila mendekatai speed trap. Pengguna juga bisa melihat lokasi di mana saja yang dipasangkan speed trap tersebut.

Fitur ini sebenarna sudah sempat dikembangkan oleh Google Maps, tepatnya pada tahun 2017. Ketika itu, Google Maps sudah mengaktifkan fitur serupa untuk dua jta yaitu San Francisco Bay Area dan Rio de Janeiro. Google kemudian melakukan penundaan peluncurannya secara global hingga tiga kota di Amerika Serikat menjadi sasaran berikutnya.

Hingga saat ini, Google masih belum menegaskan kapan peluncuran fitur pembatasan kecepatan secara global. Padahal, aplikasi serupa seperti Waze sudah mulai melakukannya. Bahkan, di Waze pengendara bisa saling memberi informasi seperti adanya razia atau sebagainya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar