Daihatsu: Pengembangan Mobil Listrik Harus Dilakukan Bertahap

Berita Otomotif

Daihatsu: Pengembangan Mobil Listrik Harus Dilakukan Bertahap

KARAWANG – PT Astra Daihatsu Motor menegaskan bahwa pihaknya masih belum melihat mobil listrik sebagai kendaraan masa depan untuk Indonesia yang dapat beroperasi maksimal dalam waktu dekat.

Hal ini karena produksi kendaraan listrik membutuhkan tumbal dari industri komponen bila langsung dilakukan tanpa melalui proses ke teknologi lain seperti hybrid. Teknologi mobil listrik tidak membutuhkan banyak komponen sehingga perusahaan komponen yang selama ini bergerak dibidang tersebut terancam tutup.

“Kalau kami ingin bertahap dari hybrid ke plug on hybrid baru ke baterai. Tujuannya adalah industri yang saat ini sudah terbangun tidak tiba-tiba kaget dan membuat industri otomotuf turun. Pemain yang sudah investasi itu kasian. Mereka bisa kaget dan karyawannya banyak di PHK, kan kasihan,” tutur Amelia Tjandra, Marketing Direktur PT ADM di Karawang.

Ia pun menambhakan bahwa bila masih tetap menggunakan teknologi saat ini, satu kendaraan bisa menggunakan ribuan komponen dan menghidupi banyak perusahaan. Sementara untuk mobil listrik hanya membutuhkan 250 item sehingga mengancam industri otomotif khususnya komponen.

“Maka dari itu kami menyarankan untuk melakukan pengubahan secara bertahap untuk melanjutkan ke mobil listrik. Gunakan dulu teknologi hybrid, plug in hybrid baru ke mobil listrik. Jadi industri komponen yang sekarang ada dapat mempersiapkan diri agar arahnya kesana. Pabrik juga harus melakukan penyesuaian,” tambahnya.

Amelia pun menegaskan bahwa pihaknya siap bila ingin masuk ke segmen hybrid. Ini karena Daihatsu masih berada di satu group dengan Toyota sehingga bisa sharing model dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk melakukan studi.

“Daihatsu punya (hybrid) di Jepang, sebab kami satu teknologi dengan Toyota. Kan kami satu grup. Saat ini saja compact kami juga dipakai oleh mereka, hybrid juga bisa dipakai kami,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar