Daihatsu Ingatkan Konsumen Agar Pakai BBM Pertamax, Bukan Pertalite

Berita Otomotif

Daihatsu Ingatkan Konsumen Agar Pakai BBM Pertamax, Bukan Pertalite

BAUBAU – Daihatsu menegaskan jenis bahan bakar minyak (BBM) yang mereka rekomendasikan minimal setara Pertamax. Kalau konsumen mengisi Pertalite, apakah garansi akan gugur?

Marketing and Customer Relations Division Head PT. Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso mengingatkan para konsumen untuk mengisi BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Daihatsu sendiri, menurut dia, merekomendasikan BBM dengan Research Octane Number (RON) minimal 91.

"Tapi, produknya, kan, kalau tidak salah untuk yang RON 91 tidak ada. Adanya RON 92. Berarti Pertamax,” kata dia di sela-sela Daihatsu Terios 7 Wonders Baubau, Sulawesi Tenggara pada 20-23 September 2022.

Rekomendasi itu, lanjut Hendrayadi, berlaku kepada seluruh model Daihatsu untuk pasar Indonesia. Bahkan, khusus bagi model-model low cost green car (LCGC), ada aturan dari pemerintah mengenai penggunaan BBM dengan spesifikasi sejelek-jeleknya RON 92.

“Di buku servis benar-benar tertulis dengan jelas itu, panduannya,” pungkasnya.

Daihatsu kini menjual sembilan model kendaraan di Tanah Air. Ada Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, Daihatsu Luxio, Daihatsu Terios, Daihatsu Rocky, Daihatsu Gran Max pikap, Daihatsu Gran Max minibus, Daihatsu Sirion.

Pertamax sendiri merupakan BBM RON 92 yang dijual Pertamina. Adapun produk-produk sejenis lainnya ialah Shell Super, Vivo Revvo 92, BP 92.

Garansi Daihatsu Hangus kalau Konsumen Pakai Pertalite?

Hendrayadi tak membantah terkait adanya konsumen-konsumen Daihatsu yang menggunakan BBM RON 90 seperti Pertalite. Padahal, kualitasnya tidak seperti yang direkomendasikan.

“Pasti kami meminta demi jaga performa mesin, maka gunakanlah (BBM) yang direkomendasikan,” tukas dia.

Garansi resmi Daihatsu pun, menurut Hendrayadi, berpotensi hangus kalau mobil bermasalah gara-gara penggunaan BBM yang tak sesuai rekomendasi. Kendati demikian, keputusan untuk menghapus garansi diambil dengan investigasi mendalam terlebih dahulu.

“Tidak semudah itu (garansi hangus). Harus benar-benar dibuktikan bahwa itu benar-benar akibat dari penggunaan BBM yang tidak sesuai rekomendasi. Nah, itu harus secara teknis. Dibongkar, dilihat,” papar dia.

Pengguna Pertalite di lapangan memang tidak bisa dikatakan sedikit. Data Pertamina menyebut kalau pembelian Pertalite serta Bio Solar berkontribusi 85 persen dari total konsumsi BBM nasional. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar