Honda Lakukan Efisiensi Dulu Agar Harga Tak Naik Saat Rupiah Anjlok

Berita Otomotif

Honda Lakukan Efisiensi Dulu Agar Harga Tak Naik Saat Rupiah Anjlok

JAKARTA – Honda belum menaikkan harga mobil-mobil di Indonesia, saat kurs rupiah sedang anjlok diterpa isu pandemi virus Corona atau Covid-19. Mereka memilih cara efisiensi internal terlebih dahulu demi mempertahankan harga dan tidak menjelaskan berapa lama dapat kuat melakukannya.

Sebagai informasi, memasuki paruh kedua Maret, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus terjerembab. Mulai 17 Maret level rupiah menembus Rp 15 ribu-an per dollar AS dan mulai 20 Maret depresiasinya menjadi Rp 16 ribu-an per dollar AS.

Kondisi ini terus bertahan. Pada Senin (23/3/2020), Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menunjukkan level Rp 16.608 per dollar AS.

Pabrikan-pabrikan mobil besar yang bermain di Indonesia masih menahan harga jual, termasuk Honda. Eksekutif Honda di Indonesia menyatakan harga sejauh ini masih sama. Pihaknya juga terus memantau fluktuasi nilai tukar yang cepat ini sembari melakukan penghematan operasional.

"Untuk menyikapi situasi seperti ini, kami akan melakukan efisiensi dalam berbagai proses bisnis untuk tetap menjaga produktivitas yang tinggi,” kata Yusak Billy, Business Innovation, Sales and Marketing PT. Honda Prospect Motor (HPM) kepada Mobil123.com via pesan singkat.

Dia tidak menjelaskan sampai kapan pemantauan dan efisiensi akan dilakukan. Pasalnya, segala kondisi berubah dengan cepat di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Kami monitoring secara dekat dulu terhadap kondisi yang berubah setiap saat ini dan akan melakukan aksi mengikuti kondisi terkini. Yang pasti, seperti yang saya jelaskan di atas, melakukan efisiensi dan tetap mempertahankan produktivitas tinggi menjadi prioritas kami sekarang,” tambahnya.

Sebelumnya, tiga kompetitor Honda yakni Toyota, Daihatsu, Suzuki juga menyatakan masih menerapkan harga lama sambil melihat terus situasi kurs rupiah. Suzuki bakal mengamati sampai akhir Maret sebelum membicarakan langkah selanjut jika kondisi masih sama, sedangkan Toyota maupun Daihatsu kompak menunggu sampai April.

Virus Corona diketahui masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020, ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua warga Depok, Jawa Barat yang positif terinfeksi. Hingga Senin (23/3/2020) sore, virus yang sudah merambah lebih dari 180 negara itu telah menginfeksi 579 orang di Tanah Air. Sebanyak 49 di antaranya meninggal dan 30 lainnya sembuh. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support