Carlos Ghosn Ternyata Sedang Menderita Sakit Kronis

Berita Otomotif

Carlos Ghosn Ternyata Sedang Menderita Sakit Kronis

TOKYO - Carlos Ghosn, Mantan CEO Nissan yang sedang berurusan dengan hukum di Jepang karena kasus penggelapan uang ternyata tengah menderita sakit serius dan butuh perawatan.

Seperti diberitakan Mobil123.com sebelumnya, Ghosn kembali ditahan oleh pihak berwajib Jepang pada minggu lalu. Alasan penahanan kali ini dianggap tidak wajar oleh kuasa hukum Ghosn.

Tim kuasa hukum sendiri merasa janggal, karena tidak ada delik yang menyangkut penahanannya kali ini. Apalagi terakhir Ghosn sudah membayar uang jaminan 9 juta dollar atau sekitar lebih dari Rp 127 miliar setelah sebelumnya ditahan 100 hari.

Pihak kuasa hukum kemudian melayangkan tuduhan kepada Jaksa Tokyo atas kondisi ini. Salah satunya bahwa penangkapan ini dilakukan dalam rangka mengganggu persiapan penyusunan pembelaan malah demi menekan Ghosn dengan harapan dapat memaksakan pengakuan.

Di sisi lain, Pihak kuasa hukum keberatan atas penangkapan kali ini terkait dengan kondisi kesehatan kliennya. Pria berkebangsaan Prancis, Brazil dan Lebanon ini ternyata sedang menjalani perawatan penyakit gagal ginjal kronis plus kolesterol tinggi.

"Ia memiliki kolesterol tinggi, ini berhubungan dengan pengobatan dari perawatan gagal ginjal kronis dan rhabdomyolysis yang merupakan sindrom di mana serat otot melepaskan isinya ke dalam aliran darah," jelas pihak Kuasa Hukum.

Sebelum penangkapan terakhir, salah satu eksekutif mobil paling bergengsi di dunia untuk penyelamatan Nissan dari ambang kebangkrutan dua dekade lalu ini membantah semua tuduhan terhadap dirinya. Ia adalah korban kudeta di ruang rapat.

Pihak kuasa hukum juga menerangkan bagaimana beratnya kondisi Ghosn dalam penahanan. Kabarnya jaksa mengintrogasinya selama 14 jam sehari, kadang-kadang hal ini dilakukan tengah malam. 

"Penangkapan ini ilegal, perlakuan jaksa tidak manusiawi," kata Kuasa Hukum Ghosn.

Selain itu, Ghosn juga mendapat kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarganya. Carole, istri Ghosn mengatakan jaksa mencegahnya menghubungi pengacara pada pagi hari penangkapan kembali suaminya.

Carole juga mengatakan bahwa dia berulang kali menjadi sasaran pemeriksaan tubuh, dipaksa untuk menjaga pintu kamar mandi terbuka ketika menggunakan toilet. Seorang penyelidik wanita juga hadir di kamar mandi ketika dia menanggalkan pakaiannya untuk mandi. 

"Saya merasa mereka mempermalukan dan memaksa saya dengan tindakan tidak manusiawi ini," beber Carole dalam akunnya pada 4 April 2019. 

Setelah penangkapan itu, Carole pergi ke Prancis untuk mencari bantuan dari pemerintah Prancis. Dan selanjutnya kembali ke Jepang yang kemudian langsung diintrograsi oleh jaksa penuntut di Pengadilan Distrik Tokyo. 

Drama kasus Ghosn ini diprediksi bakal berlangsung panjang dan melelahkan. Apakah kondisi ini akan berdampak negatif pada aliansi Renault - Nissan - Mitsubishi yang tahun lalu cemerlang berhasil menjadi peringkat kedua pabrikan penjual mobil terbanyak dunia menggeser Toyota dan tepat di bawah VW Group ?. Tunggu kabar selanjutnya di Mobil123.com. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support