Tips Merawat Aki Kering dengan Mudah

Panduan Pembeli

Tips Merawat Aki Kering dengan Mudah

JAKARTA – Aki kering tetap butuh perhatian dan perawatan, meski tidak seribet aki basah. Kali ini kami berbagi tips merawat aki kering kendaraan.

Banyak yang mengatakan bahwa aki kering bebas dari perawatan atau maintenance free. Memang, aki kering tidak perlu diisi cairan terus-menerus seperti aki basah, tapi pemilik tetap tidak boleh cuek begitu saja.

Hal terpenting yang mesti rutin dilihat dari aki kering adalah area ujung kabel serta terminal. Pemilik kendaraan harus memastikan bahwa area tersebut tak ada jamur.

Berikut ini adalah penjabaran secara rinci cara-cara merawat aki kering, berdasarkan penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber resmi, terutama situs Nissan dan Suzuki Indonesia:

  • Perhatikan dan Bersihkan Terminal Aki

Pertama sekali adalah memperhatikan dan membersihkan ujung kabel plus terminal aki secara berkala. Pastikan, tidak ada jamur—bisa diketahui jika ada bercak-bercak putih—debu, atau kotoran.

Pasalnya, arus listrik dari aki ke komponen mobil bisa terhambat jika bagian tersebut terpapar jamur atau kotoran. Cara membersihkannya gampang, cukup dengan menyiram dengan air hangat.

  • Panaskan Mobil Setiap Hari

Ini perlu menjadi perhatian khususnya bagi Anda yang memiliki lebih dari 1 mobil dan tidak semuanya rutin dipakai. Jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 juga kembali diperketat sehingga mobil jarang dipakai, poin ini juga tak boleh dilupakan.

Jika tidak memanaskan mobil secara berkala, aki sebagus apa pun cepat atau lambat bakal cepat soak atau tekor. Karena itu, nyalakan mesin dan panaskan mobil setidaknya 5 – 10 menit saja setiap harinya.

  • Matikan Perangkat Elektronik

Kebiasaan kecil tapi kurang baik adalah mematikan mesin saat radio/head unit, pendingin udara, atau perangkat-perangkat elektronik mobil lainnya masih menyala. Sebaiknya ini tidak dilakukan lagi agar saat mesin ingin dinyalakan kembali, arus listrik dari aki hanya dikonsentrasikan ke sana.

Sebagai informasi, meski disebut aki kering, di dalamnya tetap ada cairan. Akan tetapi, cairannya lebih padat dan bentuknya gel.

Sementara, pada aki basah, cairannya berupa seperti air pada umumnya. Harga aki kering sendiri lebih mahal daripada aki basah. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar