Suzuki Berharap Pemerintah Berikan Program Khusus untuk Low MPV

Berita Otomotif

Suzuki Berharap Pemerintah Berikan Program Khusus untuk Low MPV

JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menilai bahwa bila Pemerintah memang berniat untuk melakukan efisiensi bahan bakar tak terbarukan, maka seharusnya ada program khusus di LMPV dan bukan hanya di LCGC.

Hal ini karena saat ini di Indonesia, segmen kendaraan yang paling besar di Indonesia adalah di segmen LMPV. Dengan demikian maka yang paling banyak mengkonsumsi bahan bakar tak terbarukan LMPV, bukan segmen kendaraan lain.

<Related> “Tujuan Pemerintah apa? Kan menghmet bahan bakar tak terbarukan. Kalau memang itu tujuannya, maka seharusnya yang dikontrol adalah LMPV. Ini karena pasar MPV itu mencapau 34 persen yang artinya konsumsi bahan bakar tebanyak ada di sana,” tutur Donny Saputra, Direktur Pemasaran 4W PT SIS.

Ia pun menjelaskan bahwa kondisi tersebut sudah dijawab oleh Suzuki dengan meluncurkan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid di tahun 2017. Mobil tersebut telah dilengkapi teknologi SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi sangat efisien.

Meski demikian, Donny menegaskan bahwa pihaknya akan 100 persen mendukung program Pemerintah. Ia bahkan mengklaim Suzuki sudah melakukan beragam pengembangan di berbagai sektor untuk memenuhi program Pemerintah.

“Kalau dari model kami belum bisa jawab, tapi Suzuki akan 100 persen support program Pemerintah. Kalau kami sebut ‘100 persen support Pemerintah’, artinya banyak faktor yang sudah kami persiapkan,” tambahnya kemudian.

Suzuki sendiri memang boleh dikatakan cukup sigap dalam menjawab program Pemerintah. Salah satunya adalah dengan meluncurkan mobil di segmen LCGC yaitu Karimun Wagon R. Menariknya, meski sudah mulai kalah dengan LCGC lain, Suzuki berhasil menjual mobil tersebut di pasar Pakistan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar