Aturan Euro 4 Jadi Kesempatan Baru Bagi Isuzu

Berita Otomotif

Aturan Euro 4 Jadi Kesempatan Baru Bagi Isuzu

JAKARTA – Penerapan Euro 4 pada kendaraan yang akan berlaku pada 2021 diklaim akan menguntungkan industri dan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian. Menurutnya saat ini, Euro 4 akan memberi dampak positif mulai dari sisi emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan, efisiensi produksi kendaraan, hingga meningkatkan perekonomian bangsa terkait ketahanan bahan bakar.

“Perubahan standar bahan bakar ini akan diikuti oleh produsen otomotif. Tujuan di negara-negara ekspor sudah memasuki EURO 4, EURO 5, dan EURO 6, ini menjadi peluang yang bagus bagi industri untuk meningkatkan daya saing,” ungkapnya di sela-sela Diskusi Pintar Bersama Isuzu dan Kementerian Perindustrian di GIICOMVEC.

Terkait kepada penerapan bahan bakar Biofuel 30 (B30) juga sejalan dengan rencana pemerintah menghadirkan bahan bakar yang bersih serta ramah lingkungan. Pemanfaatan bahan baku minyak nabati (fatty acid methyl ester/FAME) sejalan untuk menghadirkan bahan bakar yang bersih dari timbal karena minyak nabati tidak mengandung sulfur dan logam. Sehingga semakin besar kandungan FAME di sebuah biosolar maka untuk mencapai standar EURO 4 akan lebih mudah.

Bahkan dia mengklaim penerapan B100 yang ada di luar negeri sudah setara dengan bahan bakar berstandar emisi EURO 6. Sehingga rencana pemerintah untuk memanfaatkan minyak nabati sebagai campuran solar membuat Biosolar yang beredar di masyarakat lebih ramah lingkungan serta meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar oleh kendaraan bermesin diesel.

Isuzu pun menanggapi regulasi ini dengan positif. Mereka telah melakukan serangkaian riset dan pengembangan untuk mesin yang cocok dengan standar emisi gas EURO 4 dan B30, dan kini sudah bisa digunakan oleh konsumen di Tanah Air.

“Prinsipnya kami sebagai produsen akan mengikuti peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Penyesuaian mencakup ambang batas gas buang sampai penggunaan bahan bakar nabati disesuaikan dengan regulasi yang berlaku," tegas Harmoko Setyawan, Departemen Head Prototype and Test Departement PT Isuzu Astra Motor Indonesia. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar