Alat Pengisian Daya Mobil Listrik Berpotensi Disusupi Peretas

Berita Otomotif

Alat Pengisian Daya Mobil Listrik Berpotensi Disusupi Peretas

JAKARTA – Alat pengecasan mobil listrik dari vendor-vendor besar sekali pun berpotensi untuk disusupi peretas, khususnya yang berada di rumah-rumah.

Hal tersebut dapat terjadi karena perangkat pengecasan (pengisian daya) mobil listrik masa kini juga bisa dihubungkan dengan jaringan internet. Menurut Kaspersky Lab dalam keterangan resmi yang diterima Mobil123.com pada pertengahan pekan ini, para pelaku kejahatan siber dapat meretas perangkat pengecasan mobil listrik dari vendor besar dengan memasuki akses jaringan Wi-Fi yang terhubung dengannya, kemudian mengubah muatan listrik yang dikonsumsi.

Peretas kemudian dapat merusak jaringan listrik rumah yang diincar. Perumahan pribadi menjadi sasaran paling empuk karena biasanya keamanan jaringan nirkabelnya terbatas.

Pelaku kejahatan siber dapat masuk tanpa permisi misalnya dengan melakukan bruteforcing seluruh kemungkinan opsi kata sandi yang cukup umum. Menurut statistik Kaspersky Lab, 94 persen serangan pada perangkat Internet of Things (IoT) pada 2018 berasal dari bruteforcing terhadap Telnet dan SSH password.

Begitu berada di dalam jaringan nirkabel, penyusup dapat dengan mudah menemukan alamat IP charger tersebut. Setelah itu, pelaku dapat mengeksploitasi setiap kerentanan dan mengganggu operasi perangkat. Semua kerentanan yang ditemukan telah dilaporkan ke vendor dan telah diperbaiki.

Dmitry Sklyar, Peneliti Keamanan Kaspersky Lab, menilai banyak orang sering tidak sadar bahwa kejahatan siber selalu mencari elemen yang paling tidak diperhitungkan sebagai target peretasan agar tidak menimbulkan perhatian. Inilah mengapa pengguna IoT amat perlu mencari kerentanan tersebut.

“Seperti yang telah kami tunjukkan, vendor harus ekstra hati-hati dengan perangkat kendaraan yang terhubung, dan memulai pencarian bug atau meminta pakar keamanan siber untuk memeriksa perangkat mereka. Dalam hal ini kami beruntung mendapatkan respon positif dan secara cepat patch tersedia sehingga dapat mencegah potensi serangan,” kata Dmitry.

Langkah Pengamanan
Ada beberapa langkah pengamanan yang dapat diambil demi meminimalisir potensi peretasan. Pertama adalah memperbarui secara teratur semua perangkat pintar ke versi perangkat lunak terbaru. Pembaruan mungkin berisi patch untuk kerentanan kritis, yang jika diabaikan akan memberi akses kepada pelaku kejahatan siber ke rumah dan kehidupan pribadi Anda.

Kemudian, jangan gunakan kata sandi default untuk router Wi-Fi dan perangkat lain. Ubah menggunakan password yang kuat dan hindari penggunaan kata sandi yang sama untuk beberapa perangkat.

Kaspersky Lab pun menyarankan untuk mengisolasi jaringan rumah pintar dari jaringan yang digunakan oleh keluarga Anda dan terhubung ke perangkat pribadi untuk kegunaan internet dasar. Hal ini untuk memastikan jika perangkat disusupi dengan malware generik melalui email phishing, sistem rumah pintar Anda tidak akan terpengaruh. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support