7 Tahun Lagi Harga Mobil Listrik Murah Karena Alasan Berikut

Berita Otomotif

7 Tahun Lagi Harga Mobil Listrik Murah Karena Alasan Berikut

NEW YORK - Mobil listrik diprediksi bakal memiliki harga lebih murah dibanding dengan versi konvesional bermesin bensin dan diesel karena alasan berikut ini.

Saat ini harga mobil dengan penggerak motor listrik memang masih lebih mahal jika dibandingkan dibandingkan dengan versi bermesin diesel dan bensin. Namun, dalam beberapa tahun ke depan, sekitar tahun 2025 diperkirakan akan terjadi kondisi sebaliknya.

Beberapa studi mengatakan bahwa di tahun tersebut harga mobil listrik akan lebih murah dibandingkan mobil konvensional. Hal ini dikarenakan harga logam yang digunakan sebagai baterai di tahun tersebut akan terus mengalami penurunan.

Kondisi tersebut membuat Bloomberg yakin bahwa pada tahun 2024 harga mobil listrik akan sama dengan mobil konvensional. Dan di tahun berikutnya,harga mobil listrik akan lebih murah dan transisi besar terjadi, orang sudah tidak lagi berfikir untuk menggunakan mobil konvensional baik bermesin bensin maupun diesel..

Penurunan harga tersebut dikarenakan harga baterai mobil akan semakin murah karena sudah diproduksi massal. Ini membuat harganya turun sekitar $ 70 (Rp 963.000) per kilowatt hour pada tahun 2030. Sementara tahun lalu, harga baterai masih dijual dengan harga $ 200 atau setara Rp 3,8 juta per kWh sehingga harga mobil listrik menjadi sangat mahal.

“Penjualan mobil listrik akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang dan sejalan dengan hal ini harga baterai akan terus menurun,” ungkap Colin McKerracher, Bloomberg New Energy Finance analyst.

Pemerintah pun memiliki peran sangat penting di sini. Mereka harus memberikan insentif khusus untuk mobil listrik agar dapat memperbaiki kondisi udara di kota mereka. Berdasarkan data dari World Wildlife Fund, dengan mengentikan produksi kendaraan diesel dan bensin justru dapat menambah sekitar 14.000 pekerjaan baru di industry otomotif. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual