Mercedes-Benz Jadikan Thailand sebagai Pusat Produksi Baterai Mobil Listrik

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Jadikan Thailand sebagai Pusat Produksi Baterai Mobil Listrik

BANGKOK – Mercedes-Benz akan membangun pabrik khusus memproduksi baterai untuk mobil listrik di Thailand.

Untuk membangun fasilitas pabrik, Mercedes-Benz akan menanam investasi sebesar 100 juta euro atau setara Rp 1,69 triliun. Produsen mobil asal Jerman tersebut akan menggandeng Thonburi Automotive Assembly (TAAP) untuk membangun pabrik.

Pabrik ini akan menjadi satu dari enam pabrik baterai yang akan dibangun Mercedes-Benz di tiga benua. Mercedes-Benz melihat bahwa pembangunan fasilitas produksi baterai sangat penting mengingat mereka akan memiliki mobil listrik pada setiap modelnya di 2022.

“Langkah ini membuat jaringan produksi global Mercedes-Benz yang fleksibel dan efisien berjalan baik dan dengan kecepatan tertinggi. Dengan konsep produksi baterai yang standard dan terukur, kami dapat memulai produksi kendaraan di wilayah manapun dalam waktu singkat,” ungkap Markus Schäfer,  Member of the Divisional Board of Mercedes-Benz Cars, Production and Supply Chain

Mobil listrik diyakini akan menjadi kendaraan masa depan. Namun, baterai selalu menjadi permasalahan dari mobil listrik. Jumlahnya yang masih sedikit, kapasitas kecil serta sedikitnya fasilitas produksi membuat mobil listrik sulit berkembang.

Dengan mulai dibangunnya sejumlah fasilitas produksi baterai maka memungkinkan mobil listrik berkembang dengan lebih cepat. Eropa dan Cina pun disebut-sebut sebagai sebagai pasar terpenting mobil listrik di masa depan.

Indonesia sendiri saat ini pun tengah mengembangkan kendaraan listrik. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC) beberapa waktu lalu, Mobil Anak Bangsa, sebuah perusahaan bus listrik Nasional pun unjuk gigi.

Bus MAB menggunakan baterai lithium-ion 12 pack 576 V 450 Ah dengan kapasitas 259,2 KwH. Bobot baterai mencapai 2290 kg. Tenaga dari baterai disalurkan ke motor penggerak Permanent Magnetic Synchronous Motor (PMSM) bertenaga 200 kw atau setara dengan 268hp dan torsi mencapai 2.400 Nm. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual