Vios-Yaris Rakitan Indonesia, Sepi Peminat di Pasar Lokal Namun Berjaya di Luar Negeri

Berita Otomotif

Vios-Yaris Rakitan Indonesia, Sepi Peminat di Pasar Lokal Namun Berjaya di Luar Negeri

JAKARTA - Hatchback merupakan model kendaraan yang kurang diminati di Indonesia, apalagi sedan. Meski begitu, Toyota merakitnya secara lokal sejak 2014 hingga detik ini.

Pada 2014, Toyota memulai produksi sedan Vios serta hatchback Yaris di Indonesia, setelah membenamkan investasi tambahan hingga Rp 2,5 triliun. Sebelum itu, kedua model tersebut diimpor secara utuh dari Thailand.

Pada April 2019 kemarin, merek asal Jepang ini merayakan lima tahun produksi Vios plus Yaris di Tanah Air. Mereka tak hanya memenuhi permintaan domestik, tapi juga luar negeri.

“Kegiatan produksi lokal model sedan tidak lain merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan impor kendaraan utuh (Complete Build Up/CBU) sekaligus aktif berperan di pasar ekspor sehingga dapat memberi sumbangsih kepada terciptanya keseimbangan neraca perdagagan terutama di sektor otomotif. Hal ini juga membuktikan bahwa industri otomotif nasional memiliki daya saing yang tinggi dan dipercaya menjadi produsen salah satu model yang banyak diminati di pasar global,” tutur Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui pernyataan pers pada Rabu (29/5/2019).

Mayoritas untuk Ekspor
Sejak 2014 sampai April 2019, salah satu merek mobil terlaris sejagad ini sudah memproduksi 257.200 unit, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor. Dari keduanya, pemenuhan permintaan bagi konsumen luar negeri menjadi kontributor utama.

Bagaimana tidak, dari jumlah di atas, sebanyak 63 persen atau 162.530 unit di antaranya dikapalkan ke negara-negara lain. Ada 13 negara Asia Tenggara serta Timur Tengah yang menjadi tujuan.

Sementara itu, 94.750 unit atau 37 persen Vios dan Yaris didistribusikan ke seluruh penjuru Indonesia.

Selain mendatangkan penanaman modal asing (PMA), perakitan lokal dan ekspor Vios - Yaris memberikan efek domino bagi rantai suplai industri otomotif Indonesia. Sebanyak 63 pemasok lapis pertama terlibat dalam kegiatan produksi serta ekspor dua model kendaraan ini.

Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Vios/Yaris sendiri kini telah mencapai 75%. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support