Xpander dan Avanza Saling Klaim Keunggulan Penggerak Roda Masing-masing

Berita Otomotif

Xpander dan Avanza Saling Klaim Keunggulan Penggerak Roda Masing-masing

TANGERANG – Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza belakangan ini ‘memanaskan’ lagi persaingan mereka dengan saling adu klaim keunggulan sistem penggerak roda masing-masing.

Sejak meluncur pada 10 Agustus 2017, Xpander memang menjadi musuh bebuyutan Avanza karena kini keduanya bersaing ketat memperebutkan takhta mobil terlaris di Indonesia. Xpander, pada semester satu 2018, masih unggul tipis dari Avanza yang sebelumnya cukup lama memegang status tersebut.

Kedua mobil ini sendiri memiliki satu perbedaan besar dari sisi spesifikasi yang mengundang perdebatan di antara loyalis mereka. Xpander hadir dengan sistem penggerak roda depan, sedangkan Avanza masih setia dengan sistem penggerak roda belakang.

Adu argumentasi mengenai sistem penggerak roda mengemuka lagi sejak Xpander meluncurkan kampanye Tons of Happiness mulai Juli. Melalui kampanye yang memperlihatkan kesanggupan Xpander membawa beban berat keliling perkotaan itu, Xpander ingin mengklaim mesin bertenaga besar dengan sistem penggerak miliknya mampu menarik beban berat.

“Banyak yang meragukan sistem penggerak roda depan Xpander kuat atau enggak. Padahal, berdasarkan tes lapangan, Xpander berhasil menarik sebuah truk trailer berisi lima unit model ini sejauh 200 meter. Total berat trailer 24 ton,” papar Intan Vidiasari, Deputy Group Head Planning and Communication Group PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia menanggapi pertanyaan Mobil123.com di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, 2 – 12 Agustus di Serpong, Tangerang.

Sejak kampanye tersebut diluncurkan, Toyota pun kerap menyelipkan keterangan mengenai keunggulan sistem penggerak roda belakang Avanza, setiap kali low multi purpose vehicle (LMPV) itu ditanyakan. Mereka menyebut sistem penggerak roda belakang lebih mumpuni dari sistem penggerak roda depan.

“Kami sudah cukup puas dengan pencapaian Avanza sekarang yaitu bisa mempertahankan di angka 6.000 – 7.000 unit per bulan. Kami lihat kendaraan seperti Avanza ini adalah the real MPV. Maksudnya, ini MPV yang dibutuhkan konsumen dari sisi sistem penggerak roda belakang dan daya angkut lebih besar dibandingkan sistem penggerak roda depan. Itu yang merupakan ciri khas kendaraan di Indonesia. konsumen di Indonesia itu memang pakai kendaraan memang untuk angkut orang plus angkut barang,” papar Fransiskus Soerjopranoto, Executive GM PT. Toyota Astra Motor saat ditemui di pameran sama.

Mitsubishi menanggapi lagi pernyataan Toyota dengan menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan bukan klaim, melainkan pembuktian. Pabrikan berlogo tiga berlian ini menjelaskan, meski saat roadshow sembilan kota Xpander tidak benar-benar menarik carousel hingga lokasi tujuan, saat syuting iklan model tersebut sungguh-sungguh menariknya keliling kota.

“Saat melakukan pengambilan gambar iklan Tons of Happiness, Xpander keliling Jakarta menarik carousel dan enggak ada masalah. Ini kami lakukan lebih untuk menginfokan, bukan hanya klaim. Kami juga berikan bukti. Setiap  sistem penggerak roda sama-sama punya keunggulan dan model kami sama saja dengan merek lain yang unggul,” tandas Intan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual