Wajah Baru Nissan Indonesia Menyongsong Industri Otomotif Nasional

Berita Otomotif

Wajah Baru Nissan Indonesia Menyongsong Industri Otomotif Nasional

JAKARTA - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) merombak manajemen mereka dengan harapan untuk perkembangan sisi bisnis merk asal Jepang itu di pasar nasional.

NMI mengumumkan telah menunjuk Eiichi Koito sebagai Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), menggantikan Antonio Zara per 1 April 2017. Perubahan ini salah satu strategi aliansi besar Mitsubishi-Nissan dan Renault.

Koito dengan segudang pengalaman di industri otomotif diyakini bisa mengembalikan "derajat" Nissan di Indonesia yang telah keluar dari posisi lima besar pabrikan otomotif di Indonesia. Dalam data Gaikindo, lima produsen dengan penjualan terbesar sejak 2012 adalah Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki dan Mitsubishi.

Ia mengakui, NMI saat ini tengah fokus memperbaiki performa bisnisnya, di tengah ketatnya persaingan otomotif nasional dalam tiga tahun terakhir. Ia menjelaskan Nissan Indonesia perlu gebrakan di dalam negeri.

"Sejumlah peluncuran mobil baru telah kami siapkan, tanpa menghilangkan produk yang ada saat ini karena sudah melekat di hati konsumen Nissan. Selain itu kami memperbaiki kualitas outlet, serta menambah layanan purna jual demi kepuasan konsumen," kata Koito saat ditemui Mobil123.com beberapa waktu lalu.

Untuk urusan purna jual, rasanya Koito sudah "lulus" berkat pengalamannya sebagai Operating Marketing Director Mitsubishi Indonesia. Hanya saja bagaimana Ia meramu kembali penguatan strategi yang dimaksud agar mempercepat pertumbuhan Nissan di pasar otomotif yang dinamis seperti Indonesia.

Pria asal Jepang ini mengatakan, dengan jajaran produk yang ada, Nissan dapat meraih pertumbuhan positif. Koito memiliki target bahwa harus Nissan menjadi pemain utama di industri otomotif Tanah Air.

Apalagi, menurutnya Nissan akan menyambut aliansi Nissan-Mitsubishi. Seperti kita ketahui, Koito sangat memuji kehadiran Mitsubishi Xpander di Indonesia. Ia sangat percaya jika Nissan meluncurkan produk rebadge dari Xpander, maka akan menjadi kekuatan besar Nissan untuk menjadi kompetitif.

"Namun kembali lagi, bagi kami aftersales harus tangguh, bukan hanya produk mobil semata," tukas Koito.

Ia juga meyakini bahwa dua brand yang berada di bawah NMI yaitu Datsun dan Infiniti mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional. Tinggal bagaimana perencanaan produk, penjualan dan pemasaran yang matang akan membawa kedua merk itu bersaing di kancah otomotif nasional.

Di sisi lain, sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aset penting dalam mendukung pertumbuhan Nissan di pasar. Dijelaskan Koito, SDM Nissan perlu dikembangkan lebih lanjut untuk menghadapi kompetisi. Dengan begitu, SDM memilik daya saing industri otomotif yang kuat untuk mendukung keberhasilan NMI. [Ikh]

Temukan mobil idaman di Mobil123          
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual