Toyota: Sedan Bisa Dilirik Seandainya Ada yang Berharga Murah

Berita Otomotif

Toyota: Sedan Bisa Dilirik Seandainya Ada yang Berharga Murah

JAKARTA - Toyota menyatakan sedan murah bakal dilirik konsumen Indonesia, meski selera utama tetaplah mobil berkapasitas tujuh penumpang.

Peluang menghadirkan sedan berharga terjangkau kini memang terbuka. Pasalnya, pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 sudah menyamakan pajak sedan dengan kendaraan jenis lain mulai 2021.

Menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), kebijakan tersebut berpotensi besar menaikkan penjualan sedan. Ini berbeda dengan dahulu saat pajak berselisih cukup banyak ketimbang non-sedan sehingga harganya mahal dan produk serta pasarnya tidak berkembang.

“Tapi harus dilihat juga karena trennya mengarah ke sport utility vehicle (SUV) ya, sekarang,” ucap dia ketika diwawancarai pada akhir pekan lalu di Ancol, Jakarta.

Seberapa signifikan kenaikan penjualan sedan kelak tergantung dari beberapa faktor. Selain tren dan preferensi konsumen, adanya segmen berharga murah juga penting.

Dengan pajak yang masih tinggi, opsi konsumen terhadap sedan selama ini memang amat terbatas.

“Sekarang, kan, produk sedan sedikit ya. Enggak ada yang namanya entry-level sedan. Jadi produk terbatas,” tukasnya.

Faktor penentu selanjutnya ialah kondisi infrastruktur. Permukaan jalan yang buruk membuat konsumen lebih memilih kendaraan-kendaraan dengan ground clearance tinggi.

“Saya rasa pemerintah sedang mengarah ke sana (perbaikan infrastruktur),” lanjut Anton.

Dia berujar pangsa pasar sedan saat ini amat kecil, hanya 1 - 2 persen dari total penjualan mobil nasional yang beberapa tahun terakhir ada di kisaran 1 juta unit. Tapi, dahulu sekali, pangsa pasarnya sempat mencapai 5 persen.

“Jadi saya rasa kalau naik ke 5 persen ada saja kemungkinan,” tukasnya.

Satu yang pasti, tegas Anton, kepopuleran sedan amat sulit untuk melampaui mobil-mobil berkapasitas tujuh penumpang. Ia belum melihat kegemaran masyarakat Indonesia terhadap kendaraan tujuh penumpang berubah setidaknya dalam lima tahun ke depan.

“Kalau ditanya apakah akan mengalahkan mobil seven-seater saya rasa enggak, saya rasa enggak karena memang di Indonesia pada saat ini sampai lima tahun mendatang yang menjadi primadona adalah itu, entah mereka menggunakannya (baris ketiga) atau tidak,” tutup Anton.

Toyota saat ini menjual 3 model sedan yaitu Vios, Corolla Altis dan Camry. Ini adalah yang terbanyak dibanding merek lain. Bahkan, Vios diproduksi secara lokal.

Perubahan pajak juga membuat Toyota mengkaji peluang menghadirkan kendaraan di segmen baru. Sayang, Anton belum mau berkomentar banyak soal ini. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support