Toyota Kasih Bocoran Waktu Peluncuran Prius PHEV di Indonesia

Berita Otomotif

Toyota Kasih Bocoran Waktu Peluncuran Prius PHEV di Indonesia

JAKARTA - Toyota membeberkan bahwa jika tak terjadi revisi, Prius PHEV seharusnya bisa meluncur di Indonesia antara Oktober sampai Desember 2019.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), memberitahukan bahwa pihaknya belum bisa memastikan tanggal pasti peluncuran Prius PHEV. Hingga kini, mereka masih menunggu persetujuan serta segala informasi lain dari prinsipal di Jepang, terkait peluncuran model kendaraan berbahan bakar alternatif itu.

Ia mengaku sampai sekarang belum ada kabar dari Toyota Motor Corporation (TMC). Namun, agen pemegang merek Toyota di Indonesia tersebut masih belum mengubah target peluncuran yaitu tahun ini.

“Kalau melihat jadwal, sih, rasanya mungkin di kuartal keempat, ya. Tergantung dari prinsipal. Approval (persetujuan) kapan, unitnya kapan (bisa didistribusikan), dan lain-lain. Kami masih menunggu,” paparnya ketika dihubungi Mobil123.com via sambungan telepon pada awal pekan ini di Jakarta.

Pernyataan mengenai rencana peluncuran Prius PHEV pada 2019 pertama kali muncul dari Anton, ketika diwawancarai di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18 - 28 Juli di Serpong, Tangerang. Model tersebut juga dipajang sebagai mobil eksebisi dalam pameran otomotif tersebut, bersama-sama dengan Toyota TS050 Hybrid mobil hidrogen Fine-Comfort Ride (F-CR).

Anton menerangkan bahwa harga jual Prius hybrid berdasarkan perhitungan sementara adalah di bawah Rp 1 miliar. Banderol tersebut di bawah model plug-in hybrid vehicle (PHEV) lain yang meluncur dalam pameran, Mitsubishi Outlander PHEV, senilai Rp 1,289 miliar.

Jika akhirnya jadi meluncur, Prius PHEV bakal menjadi mobil berbahan bakar alternatif ketiga Toyota yang mengaspal tahun ini di Nusantara. Sebelumnya, pada Januari kemarin, salah satu merek mobil terpopuler sejagad itu memperkenalkan All-New Camry hybrid dan dilanjutkan dengan C-HR hybrid tiga bulan setelahnya.

Toyota sendiri sudah satu dekade menjual mobil hybrid di Indonesia. Mobil-mobil yang sudah beredar dalam jumlah relatif kecil, selain dua model yang disebutkan di atas, adalah Prius hybrid plus Alphard hybrid.

Seiring dengan rencana pemerintah memberikan insentif pajak bagi mobil-mobil ramah lingkungan melalui regulasi low carbon emission vehicle (LCEV), Toyota makin serius. Pada 2022, Toyota dan Daihatsu memastikan diri merakit mobil hybrid di Tanah Air. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support