Renault Triber Calon Lawan Calya Tidak Dipandang Remeh oleh Toyota

Berita Otomotif

Renault Triber Calon Lawan Calya Tidak Dipandang Remeh oleh Toyota

JAKARTA - Toyota mengaku akan memantau calon pesaing Calya, ketika model tersebut meluncur secara resmi di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Seperti diketahui, Renault berencana meluncurkan low multi purpose vehicle (LMPV) bernama Triber dalam pameran otomotif yang berlangsung pada 18 - 28 Juli di Serpong, Tangerang. Meski berada di kelas yang sama dengan Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Triber akan memiliki pemosisian harga setara low cost green car (LCGC) seperti Toyota Calya.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), mengakui pihaknya menantikan seperti apa wujud asli dan harga Triber. Pasalnya, hingga kini pihaknya baru melihatnya dari berita.

“Kami juga masih menunggu, sih, seperti apa Triber. Soalnya sejauh ini, kan, saya dan teman-teman di TAM baru melihat dari berita-berita. Di motor show (GIIAS 2019) nanti adalah kesempatan kami melihat produknya seperti apa, harganya juga seperti apa,” ucapnya dalam Media Gathering Toyota perihal GIIAS 2019 beberapa waktu lalu di Jakarta.

Jika dilihat dari jumlah jaringan penjualan dan purnajual, Toyota dan Renault sendiri bagaikan bumi dan langit. Tapi, hal ini menurut Anton tidak membuat mereka meremehkan Triber.

“Ini kembali lagi ke strateginya Renault. Saya tidak bisa mengomentari strategi mereka. Satu yang pasti, Toyota tidak pernah pandang remeh siapa pun. Apalagi Renault merek global. Produk-produk mereka juga banyak yang bagus-bagus. Triber juga baru kami ketahui 1 - 2 bulan ini,” papar dia.

Masih Puas
Calya mengaspal pertama kali pada Agustus 2016 melalui seremoni di pabrik Daihatsu di Karawang, Jawa Barat. Sejak itu hingga saat ini, mobil seharga on-the-road Jakarta Rp 138.850.000 hingga Rp 156.400.000 tersebut belum pernah mendapatkan penyegaran model, baik minor change maupun major change.

Meski begitu, Toyota mengakui masih puas dengan performa Calya yang terjual rata-rata 5.000 unit per bulan. Mereka juga menolak memberikan bocoran mengenai rencana penyegaran model untuknya.

“Perencanaan penyegaran produk baik minor change maupun major change sudah kami tarik maju 2 - 3 tahun sebelum itu. Kami juga mempertimbangkan kondisi pasar, animo pasar terhadap produk, dan lain-lain,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar