Tips Merawat Aki Motor Agar Awet

Panduan Pembeli

Tips Merawat Aki Motor Agar Awet

JAKARTA – Aki, jika tidak dirawat, berpotensi cepat soak sehingga berumur lebih pendek. Jika sudah begitu, yang repot adalah pemilik kendaraan baik itu motor maupun mobil. 

Tidak salah maupun berlebihan rasanya jika aki disebut-sebut sebagai salah satu komponen terpenting dalam kendaraan. Pasalnya, benda inilah yang menjadi sumber listrik untuk menyalakan mesin maupun mengoperasikan lampu, radio, dan lain-lain.

Sama seperti pada mobil, motor juga ada yang menggunakan aki basah (dengan cairan asam sulfat di dalamnya) maupun aki kering (gel). Namun, ukuran maupun kapasitasnya tentu saja lebih kecil.

Berikut ini adalah cara merawat aki motor, seperti dikutip dari situs seperti Astra Motor maupun Honda Cengkareng:

  • Perhatikan Modifikasi atau Aksesoris Tambahan. Biaya memodifikasi atau mendandani motor tak semahal mobil, sehingga amat banyak yang melakukannya dalam berbagai skala mulai dari lampu aftermarket, klakson, audio tambahan dan lain-lain. Akan tetapi, pemilik harus memperhatikan dan memperhitungkan beban listrik dari aksesoris tambahan terhadap aki yang dimiliki. Jika berlebihan serta melebihi batas dianjurkan, aki akan cepat soak serta berumur pendek.
  • Jangan Paksa Starter Elektrik. Satu kesalahan yang umum terjadi adalah memaksa menyalakan motor dengan starter elektrik, meski sedang susah dinyalakan. Padahal, itu adalah pertanda aki kekurangan daya. Jika itu terjadi, nyalakan mesin dengan engkol kaki terlebih dahulu saat ingin berkendara. Biarkan daya aki terisi dan jika isu ini terjadi berkepanjangan, segera datangi bengkel tepercaya. 
  • Panaskan Tiap Hari. Sama seperti mesin mobil,.Mesin motor perlu dipanaskan setiap hari meskipun tidak dikendarai. Aki membutuhkan hal tersebut agar daya listrik bisa terisi kembali sehingga kinerjanya tetap moncer. Setidaknya, panaskan mesin 10-15 menit per hari.
  • Matikan Lampu Depan dan Lampu Sein Sebelum Matikan Mesin. Satu lagi keteledoran umum pengguna adalah tidak mematikan lampu depan maupun lampu sein sebelum mematikan mesin. Padahal, saat ingin menyalakannya lagi, kondisi ini akan membuat beban aki semakin berat sehingga potensi soak dan aki berumur pendek makin besar.
  • Periksa Terminal Aki. Rutinlah memeriksa kondisi terminal kedua aki. Jika ada jamur yang berupa bercak-bercak putih, bersihkan dengan membasuhnya dengan air panas. Jika tidak, hantaran arus listrik akan terganggu.
  • Cek Ketinggian Air Aki. Pengguna motor yang masih memakai aki basah wajib rutin memeriksa level ketinggian air asam sulfat dalam aki. Jika sudah mendekati batas bawah, segera tambahkan cairan H2O (air suling) ke dalam aki hingga hampir menyentuh batas atas agar kinerjanya tetap moncer. [Xan/Ari]


Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar