Gaikindo Belum Pede, Target Jualan Mobil 2020 Bisa Direvisi Lagi Akhir Juli

Berita Otomotif

Gaikindo Belum Pede, Target Jualan Mobil 2020 Bisa Direvisi Lagi Akhir Juli

JAKARTA – Asosiasi yang menaungi pabrikan-pabrikan mobil di Indonesia berpotensi merevisi lagi target penjualan tahun ini gara-gara pandemi virus Corona (Covid-19). Keputusan mengenai itu mungkin akan mereka ambil pada akhir Juli.

Pandemi sejak Maret memukul jatuh pasar otomotif nasional. Tapi, Transaksi jual – beli mobil pada Juni kemarin sebenarnya sudah melonjak pesat jika dibandingkan sebulan sebelumnya, berkat penerapan ‘new normal’ atau hidup normal disertai protokol kesehatan. Secara wholesales (dari pabrik ke dealer) pertumbuhannya mencapai 255 persen menjadi 12.623 unit, sedangkan dari perspektif retail (dari dealer ke konsumen) ada pelonjakan 74 persen menjadi  29.862 unit.

Meski kondisi pasar relatif membaik, pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) belum mau terlalu percaya diri dulu. Malahan, ada kemungkinan target untuk 2020 kembali dikoreksi.

Proyeksi penjualan roda empat nasional 2020 sendiri sudah sekali direvisi, yaitu pada April—sebulan setelah pandemi Corona masuk ke Tanah Air. Target yang awalnya 1,050 juta unit, tak jauh berbeda dari capaian wholesales 2019 sebanyak 1,030 juta unit, diubah menjadi hanya 600 ribu unit.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, belum mau mengira-ngira apakah angka tersebut mampu tergapai di penghujung tahun. Sepanjang semester satu 2020, wholesales masih turun 46 persen dibanding periode yang sama pada 2019 menjadi 260.993 unit, sedangkan retail drop 42,1 persen menjadi 290.597 unit.

“Terus terang, saya akan duduk lagi dengan teman-teman di Gaikindo setelah (rekapitulasi data penjualan) Juni ini keluar. Kami akan melihat lagi dan menghitung lagi kira-kira sampai akhir tahun berapa,” ucap dia ketika dihubungi Mobil123.com pada Rabu (15/7/2020) kemarin.

Mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (AIMI) ini mengatakan bahwa para pengurus bakal ketuk palu pada awal semester kedua. Keputusan kemungkinan akan diambil tak terlalu lama dari sekarang, tepatnya pada penghujung Juli.

“Mudah-mudahan sehabis pertengahan tahun ini, akhir Juli, kami sudah bisa mengeluarkan pernyataan apakah tetap di angka 600 ribu unit atau kami ubah itu (target penjualan mobil 2020),” tandas Nangoi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar