SPK Mobil-Mobil yang Dapat Diskon PPnBM Naik Hingga Ratusan Persen!

Berita Otomotif

SPK Mobil-Mobil yang Dapat Diskon PPnBM Naik Hingga Ratusan Persen!

JAKARTA – SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) dari mobil – mobil yang sedang turun harga karena mendapatkan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) meroket hingga ratusan persen.

Sekadar mengingatkan, saat ini terdapat 21 model kendaraan yang terkoreksi harganya di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Nyaris dua lusin model tersebut memenuhi syarat untuk mendapat insentif PPnBM bagi mobil baru sejak Maret – Desember 2021.

Diskon harga mobil terbesar akibat stimulus dari pemerintah ini terjadi pada Maret – Mei. Soalnya, pada tiga bulan itu pemerintah menanggung 100 persen PPnBM yang memengaruhi banderol on-the-road Jakarta.

Merek - merek mobil yang mendapatkan ‘hadiah’ dari pemerintah ini langsung menikmati hasilnya. SPK menunjukkan peningkatan pesat hanya dalam hitungan hari setelah kebijakan diterapkan.

Honda Brio dapat diskon PPnBM pada 2021

Sambutan positif dari pasar terus berlanjut hingga pertengahan Maret. Menurut Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), SPK mobil – mobil yang turun harga menunjukkan peningkatan yang eksponensial.

“Trennya seperti apa, kami tanyakan juga kepada teman – teman pabrikan. Kata mereka, SPK atau Surat Pemesanan Kendaraan naik cukup signifikan. Jadi, untuk produk – produk yang terkena dampak relaksasi pajak mengalami kenaikan 80 persen, 100 persen, dan di atas itu (jika dibandingkan periode yang sama pada Februari 2021—Red),” papar dia ketika dihubungi Mobil123.com pada Rabu (17/3/2021) kemarin.

Suzuki XL7 juga dapat diskon PPnBM pada 2021

Akan tetapi, mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia ini menyebut Gaikindo belum memiliki data penjualan mobil nasional secara lengkap hingga medio Maret. Karena itu, asosiasi tersebut mengaku belum mengetahui perkembangan penjualan mobil secara menyeluruh dengan adanya stimulus dari pemerintah.

“Gaikindo tidak mengumpulkan data penjualan secara harian atau minggu per minggu. Kami melakukannya bulan per bulan. Jadi, setiap akhir bulan kami akan mengontak para anggota kami untuk mengumpulkan data penjualan mereka. Ini sesuai dengan aturan dan amanat pemerintah kepada kami,” lanjut Nangoi.

Saat ini, pemerintah sedang mengkaji perluasan insentif PPnBM yang menyebabkan diskon harga mobil. Jika jadi, mobil – mobil rakitan lokal hingga kapasitas mesin 2.500 cc pun bakal mendapatkannya.

Menurut Nangoi, ada empat model yang berpotensi menyusul turun harga, kalau wacana itu benar – benar direalisasikan. Tiga di antaranya SUV, sedangkan satu lainnya MPV. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar