Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Diskon PPnBM Ingin Diperluas, 4 Model Disebut Bisa Ikutan Turun Harga Diskon PPnBM Ingin Diperluas, 4 Model Disebut Bisa Ikutan Turun Harga Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 March 2021 10:26 JAKARTA – Ada empat model lagi yang disebut punya potensi untuk turun harga, jika insentif pajak benar-benar diperluas ke mobil baru berkapasitas hingga 2.500 cc.Sekadar mengingatkan, sejak 1 Maret – 31 Desember 2021, 21 model kendaraan rakitan lokal dari tujuh merek turun harga karena memenuhi syarat untuk mendapat insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil baru berkapasitas 1.500 cc ke bawah.Insentif paling banyak terjadi pada Maret – Mei, ketika pemerintah menanggung 100 persen PPnBM. Tiga bulan selanjutnya (Juni – Agustus), PPnBM ditanggung pemerintah adalah 50 dari tarif normal dan pada September – Desember insentif berkurang lagi menjadi 25 persen dari tarif PPnBM normal.Pemesanan mobil Maret ini langsung meningkat drastis, jika dibandingkan Februari. Pemerintah pun kini mengkaji perluasan insentif PPnBM ke mobil – mobil rakitan lokal berkapasitas hingga 2.500 cc.Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menyatakan sudah mendapat informasi tersebut. Mereka pun sedang mengumpulkan rincian data model – model apa saja yang bisa menyusul turun harga, jika pemerintah jadi memperluas relaksasi PPnBM.“Apabila harus buatan Indonesia, harus dirakit di Indonesia, dengan local purchase (komponen lokal) sebesar 70 persen juga, ada beberapa model kendaraan yang kemungkinan memenuhi syarat,” ucap dia ketika dihubungi Mobil123.com via sambungan telepon pada Rabu (17/3/2021) kemarin.Mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia ini kemudian menyebut empat model dari tiga merek. Tiga di antaranya adalah sport utility vehicle (SUV), sedangkan satu lainnya multi purpose vehicle (MPV).Dari Toyota, ada Fortuner dan Kijang Innova. Keduanya diproduksi oleh PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).Honda CR-V juga berpotensi turun harga. Model ini diproduksi PT. Honda Prospect Motor (HPM).Satu merek lagi juga berasal dari merek Jepang yaitu Mitsubishi. Adapun modelnya adalah pesaing berat dari Fortuner yakni Pajero Sport.SUV yang pada 2021 baru saja muncul versi faceliftnya tersebut dirakit PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).“Saya belum menerima data detail dari masing – masing pabrikan… Jadi saya sendiri belum bisa memastikan apakah keempatnya benar – benar sudah memenuhi local purchase 70 persen itu. Tapi dalam satu – dua hari ke depan sudah ada datanya,” lanjut Nangoi.Situs TMMIN menyatakan Kijang Innova dan Fortuner masing – masing telah menggunakan 85 persen serta 75 persen komponen lokal. Adapun eksekutif Honda, ketika dihubungi, masih belum mau memberitahunya.“Untuk persentase komponen lokal, kami belum bisa menginformasikannya,” ujar Yusak Billy selaku Business Development, Sales, and Marketing Director HPM dalam pesan singkat.Mobil123.com juga menanyakannya ke Aditya Wardani selaku PR and CSR Department Head PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Ia mengaku mesti terlebih dahulu mengecek persentase komponen lokal terkini dari Pajero Sport ke MMKI sebagai pabrikan. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mitsubishi Pajero Sport diskon PPnBM mobil baru PPnBM 0 persen mobil baru Toyota Fortuner insentif pajak mobil baru potongan PPnBM mobil baru relaksasi pajak mobil baru toyota kijang innova Honda CR-V relaksasi PPnBM mobil baru Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Diskon PPnBM Ingin Diperluas, 4 Model Disebut Bisa Ikutan Turun Harga Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 March 2021 10:26 JAKARTA – Ada empat model lagi yang disebut punya potensi untuk turun harga, jika insentif pajak benar-benar diperluas ke mobil baru berkapasitas hingga 2.500 cc.Sekadar mengingatkan, sejak 1 Maret – 31 Desember 2021, 21 model kendaraan rakitan lokal dari tujuh merek turun harga karena memenuhi syarat untuk mendapat insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil baru berkapasitas 1.500 cc ke bawah.Insentif paling banyak terjadi pada Maret – Mei, ketika pemerintah menanggung 100 persen PPnBM. Tiga bulan selanjutnya (Juni – Agustus), PPnBM ditanggung pemerintah adalah 50 dari tarif normal dan pada September – Desember insentif berkurang lagi menjadi 25 persen dari tarif PPnBM normal.Pemesanan mobil Maret ini langsung meningkat drastis, jika dibandingkan Februari. Pemerintah pun kini mengkaji perluasan insentif PPnBM ke mobil – mobil rakitan lokal berkapasitas hingga 2.500 cc.Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menyatakan sudah mendapat informasi tersebut. Mereka pun sedang mengumpulkan rincian data model – model apa saja yang bisa menyusul turun harga, jika pemerintah jadi memperluas relaksasi PPnBM.“Apabila harus buatan Indonesia, harus dirakit di Indonesia, dengan local purchase (komponen lokal) sebesar 70 persen juga, ada beberapa model kendaraan yang kemungkinan memenuhi syarat,” ucap dia ketika dihubungi Mobil123.com via sambungan telepon pada Rabu (17/3/2021) kemarin.Mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia ini kemudian menyebut empat model dari tiga merek. Tiga di antaranya adalah sport utility vehicle (SUV), sedangkan satu lainnya multi purpose vehicle (MPV).Dari Toyota, ada Fortuner dan Kijang Innova. Keduanya diproduksi oleh PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).Honda CR-V juga berpotensi turun harga. Model ini diproduksi PT. Honda Prospect Motor (HPM).Satu merek lagi juga berasal dari merek Jepang yaitu Mitsubishi. Adapun modelnya adalah pesaing berat dari Fortuner yakni Pajero Sport.SUV yang pada 2021 baru saja muncul versi faceliftnya tersebut dirakit PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).“Saya belum menerima data detail dari masing – masing pabrikan… Jadi saya sendiri belum bisa memastikan apakah keempatnya benar – benar sudah memenuhi local purchase 70 persen itu. Tapi dalam satu – dua hari ke depan sudah ada datanya,” lanjut Nangoi.Situs TMMIN menyatakan Kijang Innova dan Fortuner masing – masing telah menggunakan 85 persen serta 75 persen komponen lokal. Adapun eksekutif Honda, ketika dihubungi, masih belum mau memberitahunya.“Untuk persentase komponen lokal, kami belum bisa menginformasikannya,” ujar Yusak Billy selaku Business Development, Sales, and Marketing Director HPM dalam pesan singkat.Mobil123.com juga menanyakannya ke Aditya Wardani selaku PR and CSR Department Head PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Ia mengaku mesti terlebih dahulu mengecek persentase komponen lokal terkini dari Pajero Sport ke MMKI sebagai pabrikan. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mitsubishi Pajero Sport diskon PPnBM mobil baru PPnBM 0 persen mobil baru Toyota Fortuner insentif pajak mobil baru potongan PPnBM mobil baru relaksasi pajak mobil baru toyota kijang innova Honda CR-V relaksasi PPnBM mobil baru
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...