Diskon PPnBM Ingin Diperluas, 4 Model Disebut Bisa Ikutan Turun Harga

Berita Otomotif

Diskon PPnBM Ingin Diperluas, 4 Model Disebut Bisa Ikutan Turun Harga

JAKARTA – Ada empat model lagi yang disebut punya potensi untuk turun harga, jika insentif pajak benar-benar diperluas ke mobil baru berkapasitas hingga 2.500 cc.

Sekadar mengingatkan, sejak 1 Maret – 31 Desember 2021, 21 model kendaraan rakitan lokal dari tujuh merek turun harga karena memenuhi syarat untuk mendapat insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil baru berkapasitas 1.500 cc ke bawah.

Suzuki XL7 turun harga karena mendapatkan diskon PPnBM pada 2021

Insentif paling banyak terjadi pada Maret – Mei, ketika pemerintah menanggung 100 persen PPnBM. Tiga bulan selanjutnya (Juni – Agustus), PPnBM ditanggung pemerintah adalah 50 dari tarif normal dan pada September – Desember insentif berkurang lagi menjadi 25 persen dari tarif PPnBM normal.

Pemesanan mobil Maret ini langsung meningkat drastis, jika dibandingkan Februari. Pemerintah pun kini mengkaji perluasan insentif PPnBM ke mobil – mobil rakitan lokal berkapasitas hingga 2.500 cc.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan relaksasi PPnBM mobil baru

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menyatakan sudah mendapat informasi tersebut. Mereka pun sedang mengumpulkan rincian data model – model apa saja yang bisa menyusul turun harga, jika pemerintah jadi memperluas relaksasi PPnBM.

“Apabila harus buatan Indonesia, harus dirakit di Indonesia, dengan local purchase (komponen lokal) sebesar 70 persen juga, ada beberapa model kendaraan yang kemungkinan memenuhi syarat,” ucap dia ketika dihubungi Mobil123.com via sambungan telepon pada Rabu (17/3/2021) kemarin.

Mantan Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia ini kemudian menyebut empat model dari tiga merek. Tiga di antaranya adalah sport utility vehicle (SUV), sedangkan satu lainnya multi purpose vehicle (MPV).

Toyota Fortuner 2021

Dari Toyota, ada Fortuner dan Kijang Innova. Keduanya diproduksi oleh PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Honda CR-V juga berpotensi turun harga. Model ini diproduksi PT. Honda Prospect Motor (HPM).

Honda CR-V 2021

Satu merek lagi juga berasal dari merek Jepang yaitu Mitsubishi. Adapun modelnya adalah pesaing berat dari Fortuner yakni Pajero Sport.

SUV yang pada 2021 baru saja muncul versi faceliftnya tersebut dirakit PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

Mitsubishi Pajero Sport 2021

“Saya belum menerima data detail dari masing – masing pabrikan… Jadi saya sendiri belum bisa memastikan apakah keempatnya benar – benar sudah memenuhi local purchase 70 persen itu. Tapi dalam satu – dua hari ke depan sudah ada datanya,” lanjut Nangoi.

Situs TMMIN menyatakan Kijang Innova dan Fortuner masing – masing telah menggunakan 85 persen serta 75 persen komponen lokal. Adapun eksekutif Honda, ketika dihubungi, masih belum mau memberitahunya.

“Untuk persentase komponen lokal, kami belum bisa menginformasikannya,” ujar Yusak Billy selaku Business Development, Sales, and Marketing Director HPM dalam pesan singkat.

Mobil123.com juga menanyakannya ke Aditya Wardani selaku PR and CSR Department Head PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Ia mengaku mesti terlebih dahulu mengecek persentase komponen lokal terkini dari Pajero Sport ke MMKI sebagai pabrikan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar