Siapkan Saldo Rp 1,6 juta untuk Mudik ke Jawa Timur

Berita Otomotif

Siapkan Saldo Rp 1,6 juta untuk Mudik ke Jawa Timur

JAKARTA – Musim mudik 2019 sudah mulai berlangsung dan pemudik diharapkan sudah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk saldo e-toll untuk pulang pergi.

Guna menikmati perjalanan dari Jakarta – Cirebon, pemudik harus menyiapkan saldo e-Toll minimal Rp 145.000. Untuk pemudik ke Cirebon dari GT Kanci, mereka harus membayar Rp 144.000 sementara Jakarta – Cirebon melalui GT Palimanan harus membayar Rp 132.000.

Sedangkan untuk mudik ke kampung halaman dari Jakarta ke sejumlah daerah di Jawa Tengah harus menyiapkan saldo sedikitnya Rp 430.000. Perlu di ketahui bahwa tarif tol Jakarta – Semarang adalah Rp 349.500 sedangkan tarif Jakarta – Solo adalah Rp 426.500.

Untuk perjalanan ke Jawa Timur tentunya akan memiliki tarif yang jauh lebih besar ketimbang Jawa Tengah. Untuk Perjalanan dari Jakarta – Probolinggo pemudik harus membayar sebesar Rp 727.500 sementara Jakarta – Surabaya dikenakan tarif sebesar Rp 675.500.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pun menyarankan untuk memastikan saldo e-Toll cukup. Dengan demikian pemudik tidak perlu bingung ketika harus membayar tol.

Namun, sejumlah langkah antisipasi sudah dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Salah satunya adalah dengan menyediakan gardu tol khusus pembayaran cash dan gardu top-up e-toll.

“Kita sediakan tempat top-up e-toll di Cikarang Utama. Jadi kita pastikan mereka yang melintas Trans-Jawa ada tempat-tempat untuk top-up kartu,” ungkap Danang Parikesit, Kepala BPJT.

Tak hanya itu, pemudik juga bisa mengisi saldo e-toll dengan menggunakan smartphone yang berfitur near field communication (NFC). Dengan ini pemudik bisa pengisian e-toll lewat aplikasi mobile banking bank penerbit atau lewat aplikasi e-commerce. Selain pengisian, pemudik juga bisa mengecek saldo e-toll melalui smartphone.

Dan berikut adalah tarif tol Trans Jawa.

Merak - Probolinggo

Merak – Probolinggo

Rp. 775.500

Merak – Cirebon (Via GT Kanci)

Rp. 192.000

Merak – Cirebon (Via GT Palimanan)

Rp. 180.000

Merak – Semarang

Rp. 397.500

Merak – Solo

Rp. 474.500

Merak – Surabaya

Rp. 723.500

Merak – Pasuruan (Grati)

Rp. 775.500

Jakarta - Probolinggo

Jakarta – Probolinggo

Rp. 727.500

Jakarta – Cirebon (Via GT Kanci)

Rp. 144.000

Jakarta – Cirebon (Via GT Palimanan)

Rp. 132.000

Jakarta – Semarang

Rp. 349.500

Jakarta – Solo

Rp. 426.500

Jakarta – Surabaya

Rp. 675.500

Jakarta – Pasuruan (Grati)

Rp. 727.500

Jakarta – Merak (Via JORR)

Rp. 63.000

Probolinggo - Merak

Probolinggo – Merak

Rp. 775.500

Probolinggo – Surabaya

Rp. 52.000

Probolinggo – Solo

Rp. 301.000

Probolinggo – Semarang

Rp. 383.000

[Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar