Rossi Diprediksi Melempem Musim ini

Berita Otomotif

Rossi Diprediksi Melempem Musim ini

JAKARTA – Valentino Rossi diprediksi tidak akan mampu finish di podium dengan kata lain melempem atau sulit berprestasi pada MotoGP 2021.

Selama menjadi pembalap profesional, Valentino merupakan salah satu yang paling berprestasi. Namun pada musim lalu, pria asal Italia tersebut mengalami kemunduran jauh. Ia bahkan menjalani musim paling buruk selama karirnya.

Pada klasemen akhir, Rossi hanya menempati urutan 15 dengan total raihan sebanyak 66 poin di MotoGP 2020. Banyak faktor yang menghambatnya untuk mencetak lebih banyak prestasi lagi. Mulai dari motornya yang bermasalah, gagal finish dalam beberapa seri hingga tertular virus corona usai menemani pacarnya di Perancis.

Musim lalu Rossi yang berhasil naik podium sebanyak satu kali. Itupun hanya podium ketiga di belakang para pembalap Yamaha lainnya. Setelah itu, pengguna nomor start 46 ini hanya berkutat di barisan tengah bahkan beberapa diantaranya gagal finish.

Pembalap yang musim ini berlaga di tim satelit Yamaha, akan melanjutkan karirnya di MotoGP di usia 42 tahun. Valentino menjadi pembalap paling tua di MotoGP 2021 dan dikhawatirkan fisiknya sudah semakin berkurang.
Valentino Rossi Boncos
Carlo Penat selaku agen pembalap terkemuka di MotoGP memprediksi Rossi akan boncos total musim ini. Ia mengatakan bahwa sekelumit masalah yang dialami pada musim lalu, akan kembali menghantui sang pembalap musim ini.

“Saya rasa lebih baik jika Ia berhenti (pensiun) lebih awal. Namun Rossi mengaku masih bisa menikmati balap. Itu tidak masalah sebenarnya. Menurut saya dia tidak akan mampu bersaing untuk gelar juara dunia. Mungkin masih bisa bagus di beberapa lomba. Tapi waktu terus berjalan, Ia sudah tidak bagus musim lalu, jika mengambil risiko, Ia akan terjatuh,” ucap Carlo seperti dikutip Motorsport.com.

Umur menjadi salah satu perhatian dari sang agen. Di usia seperti Rossi, beberapa fungsi tubuh akan mengalami kemunduran. Selain itu, irus corona yang pernah menghinggapinya akan menambah beban bagi sang pembalap.

“Saya melihat Ia takkan mampu untuk bersaing ke podium. Saya bisa saja salah, namun pada usia 42 tahun, kepala (otak) yang mengontrol tangan memerintahkan untuk tidak menambah kecepatan,” jelasnya kemudian. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar