Range Rover Bisa Sediakan Mobil Anti Peluru untuk Ancaman Terorisme

Berita Otomotif

Range Rover Bisa Sediakan Mobil Anti Peluru untuk Ancaman Terorisme

JAKARTA – Jaguar Land Rover menyatakan pihaknya menerima pesanan model anti peluru Range Rover Sentinel bagi konsumen di Indonesia yang merasa memerlukannya, terkait potensi ancaman keamanan yang sedang mengemuka pascabom Surabaya dan Sidoarjo.

Brand Director Jaguar Land Rover (JLR) Indonesia Jentri Izhar menjelaskan bahwa kantor pusat mereka di Inggris memiliki divisi khusus bernama Specia Vehicle Operations (SVO). Salah satu hasil riset dan pengembangan mereka adalah Range Rover Sentinel yang anti peluru.

“SVO ini adalah divisi di Land Rover yang secara khusus membuat kendaraan dengan permintaan khusus, baik dari Autobioghraphy dan segala macamnya. Nama mobil anti pelurunya sendiri Range Rover Sentinel,” papar Jentri usai peluncuran Range Rover Sport dan Range Rover 2018, Senin (14/5/2018) di Jakarta.

Sayangnya, Jentri tidak menyebutkan harga Range Rover Sentinel. Menurut dia, harganya pasti di atas banderol mobil-mobil ‘standar’ yang dijual di Indonesia dan tergantung seberapa tinggi spesifikasi yang diinginkan.

Sebagai informasi, pada Minggu (13/52018) kemarin tiga bom bunuh diri teroris meledak di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Kemudian, pada pagi ini, dua bom bunuh diri meledak lagi di Jawa Timur, tepatnya di Polrestabes Surabaya dan Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Jakarta sudah ditetapkan dalam kondisi Siaga I saat ini.

Chief Operating Officer (COO) JLR Indonesia Roland Staehler menyatakan bahwa kemampuan anti peluru bisa dibuat dari level 1 hingga level 7. Berdasarkan penelusuran Mobil123.com di standar balistik UL 752, ini artinya mobil itu bisa tahan mulai dari peluru 9 mm Full Metal Copper Jacket with Lead Core hingga amunisi 5.56mm Rifle Full Metal Copper Jacket with Lead Core (.223 Caliber).

“Itu tersedia di Indonesia. Jika konsumen mau, kami bisa pesankan modifikasi tahan peluru hingga level 7. Jadi fully armored. Tidak masalah,” ujar dia.

Staehler kemudian mengaku bahwa selama 10 tahun ia di Indonesia, belum ada permintaan untuk itu. Namun, ia tahu ada yang memiliki Range Rover anti peluru di negeri ini.

“Tapi jumlahnya tak banyak. Pasar untuk mobil ini di Indonesia tidak seperti di Rusia, Amerika Latin, Meksiko, Brasil. Di sana ada pasar jauh lebih besar untuk mobil anti peluru,” paparnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual