Porsche 959 Ringsek Laku Rp 6 M

Berita Otomotif

Porsche 959 Ringsek Laku Rp 6 M

CALIFORNIA – Porsche 959 dengan kap depan ringsek parah ternyata masih dinilai berharga hingga dibeli dengan harga lebih dari Rp 6 miliar di sebuah pelelangan online.

959 merupakan salah satu mobil sport klasik Porsche yang dihargai luar biasa di pasar. Dalam kondisi ‘sehat’, tak mengherankan jika ada yang memboyongnya seharga jutaan dollar Amerika Serikat.

Namun, siapa sangka, 959 dalam kondisi buruk pun tetap dihargai tinggi. Seseorang yang identitasnya dirahasiakan, seperti dikutip dari Motor Authority, masih mau menggelontorkan 467.500 dollar AS atau sekitar Rp 6,86 miliar dalam pelelangan yang diadakan Mecum Auction dalam Monterey Car Week di California pada akhir pekan kemarin.

Rumah lelang itu sendiri mengestimasikan 959 tersebut bisa laku antara 450.000 – 550.000 dollar AS (Rp 6,60 – 8,07 miliar). Padahal, penampakan 959 di pelelangan cukup memprihatinkan. Fascia depan ringsek parah, mulai dari bemper, grille, sampai kap. Selain itu, roda depan sebelah kanan juga sudah copot.

Memang, apa istimewanya Porsche 959? Pertama adalah jumlahnya yang sangat terbatas. Bayangkan saja, Porsche hanya memproduksi mobil sport ini sebanyak 294 unit di akhir 1980-an.

Selain itu, performanya juga tak bisa dianggap enteng. 959 dipersenjatai mesin 2.8-liter twin-turbocharged bertenaga maksimal 444 hp. Didukung transmisi manual enam percepatan plus sistem penggerak empat roda, akselerasi 0 – 100 km/jam digapai hanya dalam 3,6 detik.

Aspek-aspek teknis maupun fitur-fitur lain dari 959 antara lain adalah Adjustable Ride Height and Suspension Dampening, Port Fuel Injection, Anti-lock Brakes, Power Windows and Seats hingga radio Blaupunkt.

Kini, tugas orang kaya yang membeli Porsche 959 ringsek itu adalah mengeluarkan uang lagi untuk membenahi kerusakan-kerusakan yang ada. Pastinya, duit yang harus ia gelontorkan dari rekening bank tidak akan sedikit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar