Perakit iPhone Tertarik Bikin Kendaraan Listrik & Baterainya di Indonesia

Berita Otomotif

Perakit iPhone Tertarik Bikin Kendaraan Listrik & Baterainya di Indonesia

JAKARTA/TAIPEI – Foxconn, perusahaan yang terkenal sebagai perakit iPhone, disebut berminat menanamkan modal di Indonesia dengan tujuan perakitan kendaraan listrik beserta baterainya.

Foxconn dan pemerintah Indonesia, seperti dilaporkan Nikkei Asian Review pada akhir Oktober 2021, secara terpisah mengakui telah terjadi diskusi untuk membahas kemungkinan investasi.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melalui keterangan resmi menerangkan, pertemuan tersebut berlangsung antara dirinya, Chairman Foxconn Young Liu, serta Founder Gogoro Horace Luke.

Untuk diketahui, Gogoro merupakan pabrikan sekaligus pembuat sistem tukar baterai sepeda motor listrik di Taiwan.

mobil listrik

Young Liu, menurut pernyataan pers tersebut, menyampaikan rencana membangun industri kendaraan serta baterai listrik yang komprehensif di Indonesia, baik untuk roda empat maupun roda dua.

“Kami tak hanya akan merakit. Kami ingin membangun seluruh industrinya untuk Indonesia di Indonesia,” ucap dia di dalam rilis BKPM.

Foxconn, dalam waktu berdekatan, juga memublikasikan keterangan resmi yang menyebut adanya potensi berinvestasi di Indonesia terkait kendaraan listrik dan komponennya. BKPM, menurut mereka, menawarkan insentif-insentif demi meyakinkan mereka.

Sumber anonim yang mengetahui permasalahan membeberkan pembicaraan antara Foxconn dengan pemerintah Indonesia masih di tahap awal. Belum ada keputusan pasti mengenai minat investasi di Indonesia.

Korporasi yang juga berasal dari Taiwan ini diketahui ingin membesarkan bisnis kendaraan listrik mereka yang sekarang masih sangat kecil menjadi bernilai 35 miliar dollar AS dalam lima tahun ke depan. Mereka bahkan telah membangun fasilitas produksi di Thailand, disokong oleh BUMN ‘Negeri Gajah Putih’.

Mereka juga berencana membangun pabrik kendaraan listrik di Eropa, India, serta Amerika Utara atau Amerika Selatan pada 2024.

mobil listrik

Pada awal Oktober, Foxconn mengamankan perjanjian bernilai 280 juta dollar AS dengan startup kendaraan listrik Amerika Serikat, Lordstown Motor untuk menggunakan pabrik di Ohio. Ini adalah infrastruktur produksi kendaraan listrik pertama Foxconn di Amerika Utara.

Saat ini, banyak korporasi yang berminat atau sedang menjajaki peluang investasi kendaraan listrik serta komponennya di Indonesia. Mereka di antaranya ialah BASF, Volkswagen, BMW, Mercedes-Benz asal Jerman.

Ada pula yang sudah berkomitmen menanamkan modal mereka di Tanah Air. Misalnya saja Hyundai dan LG asal Korea Selatan maupun CATL asal China.

Indonesia ingin menjadi pemain besar di industri kendaraan listrik dunia pada masa depan, dengan bekal cadangan nikel terbesar di dunia yang dimiliki negara ini.

Pada 2025, 20 persen kendaraan yang diproduksi lokal ditargetkan mengusung teknologi elektrifikasi. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar