Pabrik Toyota Alami Kerugian Karena Mati Lampu Parah

Berita Otomotif

Pabrik Toyota Alami Kerugian Karena Mati Lampu Parah

JAKARTA - Toyota mengaku pabriknya mengalami kerugian akibat mati lampu parah yang terjadi selama dua hari pada akhir pekan lalu.

Bob Azzam selaku Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan bahwa padamnya listrik mengganggu aktivitas produksi di pabrik mereka pada hari Senin (5/8/2019) kemarin, khususnya pada bagian pengecatan. Sementara, pada Minggu (4/8/2019) pabrik libur sehingga gangguan listrik tidak berefek.

“Hari Minggu tidak terganggu. Seninnya terganggu sedikit karena pengecatan, kan, butuh pemanasan,” jelasnya.

Sekadar mengingatkan, pada dua hari itu, listrik di sebagian area Pulau Jawa khususnya di provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah padam. Penyebabnya adalah gangguan transmisi pada Saluran Udara Tegangan Tingkat Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran dan Pemalang.

PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapat sorotan tajam karena peristiwa tersebut. Pasalnya, mereka meminta masyarakat agar ikhlas menerima insiden itu.

Presiden Joko Widodo sempat menyambangi kantor pusat PLN pada hari kedua gangguan. Diberitakan bahwa Jokowi, sapaan akrabnya, memperlihatkan dan mengekspresikan kekesalannya kepada para direksi PLN.

Lebih lanjut, Bob mengungkapkan bahwa pihaknya menderita kerugian. Sayang, dia tak mau mengatakan nilai kerugian yang harus diserap.

“Ya ada lah, sedikit. Yang pasti istri saya marah-marah,” jawabnya sambil bercanda.

TMMIN mempunyai 5 pabrik di Indonesia, dua di Karawang, Jawa Barat dan 3 di Sunter, Jakarta. Pabrik Karawang adalah untuk memproduksi Kijang Innova, Fortuner, Vios, Limo, Yaris, Sienta. Sementara itu, pabrik-pabrik di Sunter adalah untuk komponen yakni mesin serta stamping parts/dies dan iron casting.

Toyota juga melakukan perakitan mobil di pabrik PT. Astra Daihatsu Motor (ADM). Adapun modelnya adalah mobil-mobil murah yaitu Avanza, Rush, Calya dan Agya.

Seperti diketahui, empat model di atas dikembangkan bersama Daihatsu yang dimiliki oleh Toyota. Keempatnya, punya kembaran yaitu Xenia, Terios, Sigra, plus Ayla.

Toyota bersama sudah memastikan akan pula memproduksi mobil hybrid mulai 2022. Modelnya adalah MPV serta SUV. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support