Mitsubishi Xpander Dinilai Belum Layak jadi Avanza Killer

Berita Otomotif

Mitsubishi Xpander Dinilai Belum Layak jadi Avanza Killer

JAKARTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) memandang bahwa Mitsubishi Xpander masih belum cukup layak untuk menjadi Avanza Killer karena penjualannya yang belum istimewa.

Bahkan menurut Franciscus Seorjopranoto, Executive General Manager PT TAM belum mengalahkan rekor penjualan Avanza killer lain seperti Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio. Kondisi tersebut membuatnya yakin bahwa Mitsubishi Xpander masih belum menjadi lawan sepadan bagi Toyota Avanza.

“Data wholesales bulan per bulan menunjukkan Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga pernah membukukan angka wholesales per bulan sebesar 10.000 -11.000 per bulan di tahun 2013 dan 2014. Sedangkan angka wholesales per bulan Mitsubishi Xpander maksimum hanya di level 7.000. Sementara Toyota Avanza pernah mencapai angka wholesales per bulan maximum 21.000 di juli 2013,” ungkapnya.

Dengan jumlah penjualan wholesales hanya 7.000-an unit maka menurutnya Mitsubishi hanya berhasil menyetarakan diri dengan Daihatsu Xenia yang memiliki rekor 7.000-an unit per bulan. Oleh karena itu, Ia pun menyatakan perang terhadap Mitsubishi.

“Dia baru setara dengan Daihatsu Xenia, level 7.000-an, belum bisa di atas itu. Jadi belum bisa bilang sudah mengalahkan penjualan Avanza. Jadi mulai hari ini kami canangkan perang melawan Avanza killer (Xpander),” tuturnya.

Sebenarnya persaingan Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander memang terbilang ketat. Tercatat pada bulan Januari lalu Toyota Avanza harus mengakui keunggulan dari Mitsbishi Xpander. Hal ini karena Toyota Avanza hanya terjual sebanyak 5.568 unit sementara Mitsubishi Xpander mencapai 5.708 unit.

Sedangkan di bulan Februari, penjualan Toyota Avanza berbalik unggul dengan meraih angka 5.700 dan Mitsubishi Xpander hanya berhasil meraih angka 5.532 unit. Bila ditotal secara keseluruhan maka Mitsubishi Xpander hanya meraih 11.240 unit. Sedangkan Toyota Avanza berhasil meraih penjualan sebesar 11.268 atau unggul tipis sebesar 28 unit saja.

Ia pun tidak mempermasalahkan bahwa Mitsubishi Xpander unggul di segmen LMPV bermesin 1.500 cc. Hal ini karena menurutnya secara total tetap saja Toyota Avanza masih unggul dibandingkan Mitsubishi Xpander.

“Xpander menang di 1.500 cc? Tidak apa-apa. Sekarang begini, dulu tidak ada biacara mesin berkapasitas 1.300 cc atau 1.500 cc. Intinya bicara mengenai Xpander adalah Avanza Killer. Tapi sampai sekarang tidak di-kill-kill,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support