Mitsubishi Xpander dengan Mesin 1.3-Liter Berpeluang Hadir

Berita Otomotif

Mitsubishi Xpander dengan Mesin 1.3-Liter Berpeluang Hadir

JAKARTA – Mitsubishi Indonesia melihat mereka punya peluang pasar yang cukup bagus jika memiliki Xpander varian mesin 1.3-liter dan sudah melaporkannya ke kantor pusat di Jepang. Namun hingga kini belum ada anggukan kepala dari ‘Negeri Sakura’.

Imam Choeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menjelaskan pihaknya mengamati 'lezatnya' pasar low multi purpose vehicle (LMPV) bermesin 1.3-liter milik dua pesaing Xpander, Toyota Avanza serta Daihatsu Xenia. Hal ini membuat mereka tergiur menghadirkan varian tersebut untuk Xpander.

“Pangsa pasar Xpander itu secara keseluruhan pasar LMPV adalah 29 persen. Kalau dihitung LMPV 1.5-liternya saja, pangsa pasar kami sudah hampir 45 persen. Pemimpin pasar (di kelas LMPV 1.5-liter). Tapi, kalau melihat Avanza – Xenia, yang punya mesin 1.3-liter dan 1.5-liter, ‘kue’ penjualan yang paling banyak mereka raih ada di varian mesin 1.3 liter dan kami tak punya itu saat ini,” ujarnya di sela-sela roadshow Xpander Tons of Real Happiness di Serpong, Tangerang, akhir pekan lalu.

Menurut dia, MMKSI sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) di Indonesia telah melaporkan kondisi pasar yang ada kepada kantor pusat. Para pengambil keputusan di sana pun sudah mendengarnya. Mitsubishi Motors Corporation (MMC) sebenarnya juga sering turun langsung mendengar kebutuhan serta permintaan konsumen negeri ini.

“Kami sadari LMPV 1.3-liter ini paling banyak dikonsumsi konsumen fleet. Ini sudah terdengar oleh prinsipal. Tapi saya enggak tahu kelanjutannya bagaimana, apa sudah studi (menghadirkan Xpander 1.3-liter) atau belum. Peluang ada, tapi yang menentukan iya atau tidak adalah prinsipal. Mereka punya berbagai pertimbangan karena mereka ini, kan, memikirkan produk global,” paparnya lagi.

Berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada 2018 Avanza terdistribusikan sebanyak 82.167 unit dan memimpin segmen LMPV, diikuti Xpander dengan raihan lebih dari 75.075 unit. Sebanyak 79,61 persen atau 65.412 unit di antara penjualan Avanza datang dari varian-varian bermesin 1.3-liter.

Xenia, di sisi lain, hanya memiliki mesin 1.3-liter pada 2018. Penjualannya mencapai 29.521 unit.

Adapun pasar LMPV secara akumulatif untuk seluruh model plus varian tahun lalu adalah 262.282 unit unit. Ini berarti, transaksi jual-beli Avanza serta Xenia 1.3-liter saja sudah 36,2 persen dari total pasar LMPV.

Xpander sendiri pada 2019 sudah memasuki tahun keduanya, setelah menjalani debut global di Tanah Air pada Agustus 2017. Di usia ini, Mitsubishi mengakui Xpander sudah mulai kehilangan pembeli emosional yang membuat pemesanannya ‘meledak’ hingga pernah inden 6 bulan. Xpander pun mulai mengincar pasar fleet.

“Walaupun kami masuk ke fleet, segmen yang kami masuki saat ini bukan low grade,” ucap Imam. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support