Mitsubishi Indonesia Berusaha Pertahankan Status Pasar Nomor Satu Dunia

Berita Otomotif

Mitsubishi Indonesia Berusaha Pertahankan Status Pasar Nomor Satu Dunia

SEMARANG – Mitsubishi Motors Indonesia akan berupaya mempertahankan status mereka sebagai pasar nomor satu bagi merek ini secara global untuk penjualan mobil penumpang serta kendaraan niaga ringan. Namun, persaingan dengan China dan Amerika Serikat (AS) diakui tidak mudah.

Indonesia menjadi pasar dengan volume penjualan terbesar bagi Mitsubishi pada semester satu 2018 dengan volume 71.859 unit. Mitsubishi menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tak bisa dilepaskan dari peran low multi purpose vehicle (LMPV) Xpander yang meluncur pada Agustus 2017.

“Berkat Xpander, kami dapat meningkatkan volume penjualan kami secara drastis untuk menjadi tiga besar pasar global Mitsubishi dan pada paruh pertama tahun ini kami berhasil menjadi nomor satu,” tandas Kyoya Kondo, Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam sebuah wawancara di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, Indonesia sementara ini berhasil mengungguli dua pasar otomotif besar dan maju yaitu China dan AS yang menempati peringkat dua serta tiga. Kondo menegaskan pihaknya pasti berupaya mempertahankan status saat ini.

“Hal itu tergantung banyak faktor. Tapi, kami juga pastinya ingin mencoba mempertahankan posisi nomor satu saat ini. Sekarang, di tataran Mitsubishi global, Indonesia, China, dan AS adalah tiga pasar terbesar. Urutan di antaranya ketiganya sebenarnya berubah-ubah terus,” ujar dia.

Sebagai informasi, Mitsubishi, melalui situs resmi, mengumumkan pencapaian produksi 714.146 unit pada Januari – Juni 2018. Ini berarti, Indonesia seorang diri mampu berkontribusi 10,06 persen dari raihan global merek berlambang tiga berlian tersebut.

Mitsubishi sendiri memang kuat di Asia Tenggara. Dengan kehadiran Xpander yang juga merupakan produk global, pabrikan ini berhasil menemukan ‘lumbung’ baru di pasar terbesar Asia Tenggara yaitu Indonesia.

Setelah sempat kewalahan dengan indent mengular Xpander yang bisa melebihi setengah tahun, produksi model di pabrik baru di Cikarang, Bekasi, terus ditambah setelah kemampuannya bisa lebih maksimal. Produksi yang awalnya direncanakan 5.000 unit per bulan pada Juli 2018 menjadi 10 ribu unit per bulan, untuk pasar domestik plus ekspor.

Pada tahun fiskal 2019, Mitsubishi berencana menambahnya lagi menjadi 150 ribu unit per tahun dan menambah lagi negara tujuan ekspor. Hanya saja, belum diketahui berapa volume produksi bagi LMPV Nissan berplatform Xpander yang kabarnya mulai dirakit pada 2019. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar