Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Mercedes-Benz Yakin Target Penjualan Truk, Bus 2024 Tercapai Meski Kini lagi Drop Mercedes-Benz Yakin Target Penjualan Truk, Bus 2024 Tercapai Meski Kini lagi Drop Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 02 April 2024 11:43 JAKARTA – Penjualan truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia sedang drop saat ini. Meski begitu, mereka masih yakin bisa memenuhi target pada akhir 2024 nanti. Data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan transaksi jual-beli truk dan bus Mercedes-Benz selama Januari-Februari 2024 hanya 177 unit. Volume itu menukik 54,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), dari 386 unit. Menanggapi hal itu, President Director PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) Naeem Hassim mengatakan bahwa pasar memang sedang lesu. Termasuk pasar truk dan bus. Artikel terkait Ada Pabrik Baru, Mercedes-Benz Segera Memulai ‘Serbuan’ Truk dan Bus Rakitan Indonesia Berita Otomotif 12 September 2025 Truk dan Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia Tak Mau Hanya Diekspor ke ASEAN Berita Otomotif 15 September 2025 Mercedes-Benz Mulai Ekspor Bus Utuh Rakitan Indonesia Berita Otomotif 15 January 2026 “Satu tantangan yang kami lihat di pasar adalah harga komoditas yang turun, juga permintaan terhadap batu baru,” ucap dia ketika diwawancarai usai Buka Puasa Bersama Daimler Truck, Senin (1/4/2024) malam di Jakarta. Di samping itu, permintaan truk di sektor konstruksi juga melesu. Padahal andalan utama Daimler Truck di Tanah Air adalah dua sektor bisnis tersebut. “Segmen utama kami adalah konstruksi dan pertambangan,” kata Naeem. Meski demikian, ke depannya, Daimler Truck optimistis pasar truk dan bus akan mengalami perbaikan, begitu pula dengan penjualan mereka. Satu di antara sekian alasannya ialah perubahan regulasi pemerintah terkait RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) perusahaan pertambangan. “Kami cukup yakin (pasar membaik). Saya juga mengerti pemerintah memperkenalkan regulasi terbaru terkait RKAB dan RKAB untuk banyak penambang kontrak belum dibuka. Begitu itu dibuka, karena pemerintah mengubah regulasinya, saya percaya permintaan bakal naik lagi,” papar dia. Alasan lainnya adalah permintaan terhadap truk rigid di Indonesia yang kini menunjukkan tren positif. Kebetulan, Mercedes-Benz baru merilis produk yang sesuai. “Permintaan untuk konstruksi melesu dan permintaan untuk kendaraan rigid naik. Di sisi kami, terkait portofolio truk rigid kami, jika Anda ingat kami baru meluncurkannya pada akhir 2023, sekitar Oktober atau November. Jadi, sekarang, kami baru masuk ke pasar. Oleh karena itu di GIICOMVEC 2024 kemarin kami menunjukkannya juga,” tukas Naeem. Daimler Truck, terang Naeem, pada 2024 mematok angka penjualan di atas 2.000 unit. Hingga detik ini, pabrikan truk dan bus asal Jerman tersebut masih percaya diri dapat memenuhi target. Saya masih sangat-sangat yakin karena kami punya portofolio produk yang tepat, kami punya ketersediaan suku cadang, kami perkenal program servis gratis kepada seluruh konsumen Axor, dan kami yakin begitu pasar berputar balik dari kondisi saat ini, kami bisa membaik pula,” tutup dia. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mercedes-Benz Mercedes-Benz Indonesia truk Mercedes-Benz bus Mercedes-Benz Daimler Truck Daimler Truck Indonesia Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Mercedes-Benz Yakin Target Penjualan Truk, Bus 2024 Tercapai Meski Kini lagi Drop Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 02 April 2024 11:43 JAKARTA – Penjualan truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia sedang drop saat ini. Meski begitu, mereka masih yakin bisa memenuhi target pada akhir 2024 nanti. Data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan transaksi jual-beli truk dan bus Mercedes-Benz selama Januari-Februari 2024 hanya 177 unit. Volume itu menukik 54,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), dari 386 unit. Menanggapi hal itu, President Director PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) Naeem Hassim mengatakan bahwa pasar memang sedang lesu. Termasuk pasar truk dan bus. Artikel terkait Ada Pabrik Baru, Mercedes-Benz Segera Memulai ‘Serbuan’ Truk dan Bus Rakitan Indonesia Berita Otomotif 12 September 2025 Truk dan Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia Tak Mau Hanya Diekspor ke ASEAN Berita Otomotif 15 September 2025 Mercedes-Benz Mulai Ekspor Bus Utuh Rakitan Indonesia Berita Otomotif 15 January 2026 “Satu tantangan yang kami lihat di pasar adalah harga komoditas yang turun, juga permintaan terhadap batu baru,” ucap dia ketika diwawancarai usai Buka Puasa Bersama Daimler Truck, Senin (1/4/2024) malam di Jakarta. Di samping itu, permintaan truk di sektor konstruksi juga melesu. Padahal andalan utama Daimler Truck di Tanah Air adalah dua sektor bisnis tersebut. “Segmen utama kami adalah konstruksi dan pertambangan,” kata Naeem. Meski demikian, ke depannya, Daimler Truck optimistis pasar truk dan bus akan mengalami perbaikan, begitu pula dengan penjualan mereka. Satu di antara sekian alasannya ialah perubahan regulasi pemerintah terkait RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) perusahaan pertambangan. “Kami cukup yakin (pasar membaik). Saya juga mengerti pemerintah memperkenalkan regulasi terbaru terkait RKAB dan RKAB untuk banyak penambang kontrak belum dibuka. Begitu itu dibuka, karena pemerintah mengubah regulasinya, saya percaya permintaan bakal naik lagi,” papar dia. Alasan lainnya adalah permintaan terhadap truk rigid di Indonesia yang kini menunjukkan tren positif. Kebetulan, Mercedes-Benz baru merilis produk yang sesuai. “Permintaan untuk konstruksi melesu dan permintaan untuk kendaraan rigid naik. Di sisi kami, terkait portofolio truk rigid kami, jika Anda ingat kami baru meluncurkannya pada akhir 2023, sekitar Oktober atau November. Jadi, sekarang, kami baru masuk ke pasar. Oleh karena itu di GIICOMVEC 2024 kemarin kami menunjukkannya juga,” tukas Naeem. Daimler Truck, terang Naeem, pada 2024 mematok angka penjualan di atas 2.000 unit. Hingga detik ini, pabrikan truk dan bus asal Jerman tersebut masih percaya diri dapat memenuhi target. Saya masih sangat-sangat yakin karena kami punya portofolio produk yang tepat, kami punya ketersediaan suku cadang, kami perkenal program servis gratis kepada seluruh konsumen Axor, dan kami yakin begitu pasar berputar balik dari kondisi saat ini, kami bisa membaik pula,” tutup dia. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mercedes-Benz Mercedes-Benz Indonesia truk Mercedes-Benz bus Mercedes-Benz Daimler Truck Daimler Truck Indonesia
Ada Pabrik Baru, Mercedes-Benz Segera Memulai ‘Serbuan’ Truk dan Bus Rakitan Indonesia Berita Otomotif 12 September 2025
Truk dan Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia Tak Mau Hanya Diekspor ke ASEAN Berita Otomotif 15 September 2025
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...