Mercedes-Benz Siap Satukan Kekuatan dengan Pabrikan Cina Geely

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Siap Satukan Kekuatan dengan Pabrikan Cina Geely

BERLIN – Daimler, induk perusahaan Mercedes-Benz, menyatakan siap menyatukan kekuatan dengan pabrikan Cina Geely untuk mempenetrasi ‘Negeri Tirai Bambu’.

Daimler, seperti diwartakan Automotive News, dikabarkan telah menyetujui diskusi dengan Geely untuk menjajaki potensi kerja sama. Chief Executive Officer Daimler Dieter Zetche, di dalam pertemuan tahunan dengan para pemegang saham di Berlin pada Kamis (5/4/2018) waktu setempat, memberitahukan bahwa segala pembicaraan dengan pemilik Geely Li Shufu usai ia membeli saham Daimler sejauh ini berjalan sangat positif.

“Cina adalah pasar terpenting kami. Di dalam diskusi-diskusi masa depan kami mengenai bisnis otomotif di Cina, pemegang saham terbesar kami sudah bisa diikutsertakan,” ucap Zetche.

Seperti diketahui, pemilik Geely Li Shufu pada akhir Februari kemarin membeli 9,69 persen saham Daimler berbekal mahar 9 miliar dollar AS atau sekitar Rp123,74 triliun. Dengan modal sebesar itu, orang terkaya nomor 10 di Cina tersebut menjadi pemegang saham terbesar Daimler. Li sebelumnya juga sudah mempunyai 49,9 persen saham Proton plus 51 persen saham Lotus, 8,2 persen saham pabrikan truk AB Volvo, plus mengakuisisi penuh Volvo Cars.

Lebih lanjut, Daimler menjelaskan kolaborasi dengan Geely di Cina juga akan terjadi dengan seizin partner lokal mereka yang lain yakni BAIC. Daimler menegaskan siap memfasilitasi kepentingan-kepentingan badan usaha milik pemerintah Cina ini.

“Garis bawahnya adalah adanya LI Shufu di antara para pemilik saham kami membuka peluang-peluang yang lebih variatif,” pungkas Zetche.

Li dilaporkan tidak hadir dan menyaksikan langsung pernyataan Zetche di dalam pertemuan tahunan para pemegang saham Daimler. Ia hanya mengirim perwakilannya ke sana. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual